JAKARTA - Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, jika quick count yang digelar oleh sejumlah lembaga survey sudah jelas dan gambling. Pasalnya, kata Jokowi hal itu dilihat dari pengalaman pada Pilpres 2014 dan Pilgub lalu.
“Quick count sudah jelas dan gamblang. Itu dari pengalaman pilpres lalu, pilgub, pilihan bupati/wali kota, yang saya alami juga. Saya sudah mengalami berapa kali, pilihan wali kota dua kali, pilgub satu kali, tapi dua kali karena dua putaran, pilpres dua kali, jadi sudah lima kali,” kata Jokowi saat wawancara khusus dengan Pemred Okezone.com, M Budi Santosa; Pemred iNews.id, Masirom; dan Pemred Koran Sindo/Sindonews.com, Djaka Susila di Istana Merdeka Jakarta, Senin 29 April 2019.

Kata dia, quick count yang digelar oleh lembaga survey tidak pernah meleset dan jika berbeda dengan real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya beda 1 persen.