JAKARTA – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin sedang merampungkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) Pemilu 2019. Berdasarkan hitungan terakhir, penerimaan dan yang masuk mencapai Rp 600 miliar lebih.
"Ada sekarang itu kira-kira di angka Rp600-an (miliar) lebihlah. Cuman lebihnya berapa belum pasti. Makanya ini mau dicek ulang dan lain sebagainya," kata Bendahara TKN, Sakti Wahyu Trenggono, di sela-sela syukuran kemenangan Paslon #01 di Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (30/4/2019).
Trenggono mengatakan, tenggat penyerahan LPPDK jatuh pada lusa 2 Mei 2019. Namun, pihaknya saat ini sedang merampungkan laporan keuangan itu dengan harapan besok 1 Mei 2019 sudah bisa dilaporkan ke KPU.
"Jadi untuk LPPDK itu kita finalnya hari ini. Mudah-mudahan malamnya sudah selesai untuk kita teliti, lengkap dengan seluruh bukti dan dokumen-dokumen. Jadi besok mudah-mudahan kita sudah bisa lapor," tuturnya.

Trenggono menuturkan, pengeluaran dana kampanye TKN lebih banyak untuk pembiayaan konsolidasi, kampanye terbuka, penyediaan alat peraga kampanye (APK), hingga rekrutmen serta pelatihan saksi.