nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pakde Nekat Selundupkan 250 Gram Sabu dalam Anus

Taufik Budi, Jurnalis · Kamis 02 Mei 2019 14:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 02 512 2050587 pakde-nekat-selundupkan-250-gram-sabu-dalam-anus-WkYpvEGbrg.jpg Pelaku Penyelundupan 250 Gram Sabu Melalui Anus (foto: Taufik Budi/iNews)

SEMARANG - Seorang pria paruh baya ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Tengah karena menyelundupkan narkoba jenis sabu. Aksi pelaku terbilang nekat karena membawa barang haram itu dalam perut yang dimasukkan melalui anus.

Pelaku berinisial HH alias Pakde (52) warga Sei Binti Kecamatan Batu Aji Kota Batam Kepulauan Riau. Dia diketahui sebagai anggota sindikat peredaran narkoba jaringan Malaysia-Batam-Semarang.

Baca Juga: Pamer Punya Lahan Ganja di Facebook, Pria Ini Ditangkap 

Pengungkapan kasus itu bermula saat Satgas Pemberantasan Narkotika BNN Provinsi Jateng menerima informasi akan adanya kurir narkotika yang akan membawa narkotika dari Batam ke Semarang melalui pesawat terbang Lion Air.

Gelar Perkara Kasus Penyelundupkan 250 Gram Sabu Melalui Anus di BNN Provinsi Jawa Tengah (foto: Taufik Budi/Okezone)	 

Selanjutnya Satgas melakukan penyelidikan lebih lanjut dan melakukan koordinasi dengan pihak Angkasa Pura Semarang untuk melakukan pengawasan terhadap penumpang yang turun dari pesawat yang dimaksud.

"Beberapa saat kemudian petugas mencurigai seorang laki-laki yang turun dari pesawat dengan gerak tubuh yang mencurigakan. Petugas kemudian mengamankan laki-laki berinisial HH tersebut dan setelah dilakukan interogasi tersangka HH mengakui membawa sabu yang dimasukkan dalam bagian bawah tubuhnya atau anus," ujar Kepala BNN Jateng Brigjen Polisi Muhammad Nur, Kamis (2/5/2019).

Setelah tertangkap tersangka HH dibawa ke Kantor BNN Provinsi Jateng untuk penyelidikan lebih lanjut. Petugas juga melakukan pengeluaran narkotika dari tubuh tersangka di dalam kamar mandi. Hasilnya, ditemukan lima bungkus sabu dengan berat seluruhnya 250 gram.

"Tersangka saat ini ditahan di Rumah Tahanan BNN Provinsi Jawa Tengah, dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal lima tahun penjara dan maksimal pidana mati," terangnya.

Baca Juga: Simpan 22 Kg Ganja di Kosan, Seorang Mahasiswa Diringkus Polisi

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini