Brunei Batal Jatuhkan Hukuman Mati untuk Hubungan Seksual Sesama Jenis

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 06 Mei 2019 13:11 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 06 18 2052056 brunei-batal-jatuhkan-hukuman-mati-untuk-hubungan-seksual-sesama-jenis-3tw9GhfAEJ.jpg Sultan Brunei Hasanah Bolkiah. (Foto: Reuters)

BANDAR SERI BEGAWAN – Brunei menarik kembali undang-undang yang menjatuhkan hukuman mati kepada pasangan yang melakukan hubungan seks sesama jenis dan perzinahan setelah mengumumkannya bulan lalu.

Pada Minggu, Sultan Hasanah Bolkiah memperpanjang moratorium terhadap hukuman mati untuk menutupi undang-undang baru tersebut. Keputusan itu diambil menyusul gelombang protes terhadap undang-undang tersebut, termasuk ancaman boikot dan kecaman dari selebiritas.

Meski hukuman mati tercantum dalam buku undang-undang Brunei, negara itu belum pernah melakukan eksekusi mati sejak 1957. Demikian diwartakan BBC, Senin (6/5/2019).

Dalam sebuah pidato, sultan mengatakan dia sadar ada "banyak pertanyaan dan kesalahpahaman" mengenai implementasi undang-undang yang disebut dengan Orde Hukum Pidana Syariah (SPCO) itu.

Meski mengatakan bahwa moratorium hukuman mati akan diterapkan pada SPCO ia juga membela aturan baru yang baru saja diperkenalkan itu, mengatakan "menfaatnya" akan menjadi jelas.

Pidato itu menandai pertama kalinya sultan berbicara di depan umum tentang undang-undang tersebut sejak diperkenalkan.

Homoseksualitas telah lama dinyatakan ilegal di Brunei dan dapat dihukum hingga 10 tahun penjara.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini