Ia mengatakan, kejadian itu merupakan hal wajar. Apalagi, Putri telah menjalankan tugas sejak hari H pemilu serentak. Putri, ungkap Nuril, juga diminta untuk membantu dan mendampingi dalam proses rekapitulasi suara.
"Ini (kondisi fisik menurun) wajar. Staf kami bekerja sejak dari proses hari H sampai hari ini. Ia membantu dan mendampingi di dalam proses rekapitulasi," jelas Nuril.
(Baca juga: Kondisi Kesehatan Terus Menurun, Ketua KPPS di Sukabumi Meninggal Dunia)
Secara keseluruhan kejadian staf KPU yang berteriak histeris hingga jatuh pingsan tidak mengganggu jalannya rapat pleno rekapitulasi suara. Namun, proses rapat pleno KPU sempat terhenti selama 15 menit saat petugas membawa Putri ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.