JAKARTA – Keinginan Menko Polhukam Wiranto membentuk tim pengkaji ucapan dan tindakan tokoh yang mengancam keamanan negara ditentang sejumlah pihak, satu di antaranya Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Juru Debat BPN Prabowo-Sandi, Saleh Partaonan Daulay berpendapat tim tersebut tidak diperlukan. Pasalnya, selama ini rezim Jokowi terlalu banyak membentuk lembaga baru. Ia juga menyebut dasar pembentukan tim tersebut tidak ada.
“Menurut saya tim itu tidak diperlukan. Terlalu banyak lembaga yang dibentuk. Tidak ada juga dasar yang bisa dijadikan pijakan dalam membentuk tim itu,” kata Saleh kepada Okezone, Rabu (8/5/2019).
(Baca Juga: Pemerintah Bentuk Tim Hukum Nasional, Kaji Ucapan dan Pemikiran Tokoh Tertentu)
Wasekjen Partai Amanat Nasional (PAN) itu setuju bila ada pihak yang melanggar hukum dapat diproses melalui mekanisme yang ada. Karenanya, Saleh berpendapat tidak perlu ada tim baru yang dibentuk lantaran memboroskan anggaran negara.