"Karena kan sudah lama tidak bertemu, dan kebetulan kan tadi juga BPIP ketemu dengan presiden. Jadi ya saya masih merasa beliau juga harus mengetahui apa saja tadi pertemuan dengan presiden-BPIP. Itu saja," tambahnya
Hal senada juga diungkapkan oleh Ma'ruf Amin. Ia menyebutkan bahwa pertemuannya dengan Presiden Indonesia yang ke-5 tersebut membahas mengenai penguatan terhadap pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia.
Baca Juga: BPIP Usul Kabinet Jokowi-Ma'ruf Diisi Para Profesional
"Kedua, supaya seluruh bangsa ini tetap kita berada di dalam kerangka bingkai konstitusi dan hukum. Dalam semua masalah, termasuk juga dalam masalah pileg dan pilpres. Makanya kita harus berada di bingkai itu. Jangan sampai keluar," ungkap Ma'ruf Amin.
"Kalau sampai keluar ini sangat berbahaya. Makanya itu saya mendorong bersama sama supaya kembali bekerja di jalur konstitusi. Ini berbahaya kalau ini dibiarkan, anarkis. Hal itu kira-kira pembicaraan kita itu," tuturnya.
(Fiddy Anggriawan )