nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perempuan Norwegia Tewas Terjangkit Rabies Setelah Selamatkan Anak Anjing di Filipina

Rahman Asmardika, Jurnalis · Sabtu 11 Mei 2019 16:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 11 18 2054454 perempuan-norwegia-tewas-terjangkit-rabies-setelah-selamatkan-anak-anjing-di-filipina-xXCwS0BUIF.jpg Birgitte Kallestad. (Foto: Instagram)

OSLO – Seorang perempuan berusia 24 tahun dari Oslo, Norwegia meninggal dunia karena rabies setelah digigit oleh seekor anjing yang dia selamatkan saat berlibur di Filipina. Peristiwa tragis itu diumumkan oleh keluarganya baru-baru ini.

Pada Februari, saat berlibur bersama teman-temannya, Birgitte Kallestad menemukan seekor anak anjing yang "tidak berdaya" di pinggir jalan selama perjalanan dengan skuter.

"Birgitte memasukkan anak anjing itu ke dalam keranjang dan membawanya pulang. Dia membersihkannya dan merawatnya, dan dia gembira karena anjing itu mulai sembuh. Mereka bermain dengan anak anjing itu di kebun resor tempat mereka tinggal,"kata keluarga Kallestad dalam sebuah pernyataan pada Kamis sebagaimana dilansir AFP, Sabtu (11/5/2019).

"Setelah beberapa saat, anak anjing itu mulai mencoba menggigit mereka seperti yang dilakukan anak anjing pada umumnya. Menggigit jari mereka ketika mereka bermain," lanjut pernyataan itu.

Kallestad yang merupakan seorang karyawan rumah sakit, mulai merasa sakit setelah kembali ke Norwegia dan dirawat di Rumah Sakit Forde, tempat dia bekerja dan di mana dia meninggal pada Senin malam.

Menurut Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia, kasus rabies terakhir yang menginfeksi manusia di Norwegia tercatat pada 1815, dan 1826 untuk seekor hewan.

Menurut keluarga itu, tidak ada seorang pun dalam kelompok teman-teman yang telah divaksinasi terhadap rabies.

"Birgitte kita yang tercinta mencintai binatang. Ketakutan kita adalah bahwa ini akan terjadi pada orang lain yang memiliki hati yang hangat seperti miliknya," kata keluarganya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, sedikitnya 59.000 orang di seluruh dunia meninggal setiap tahun di seluruh dunia karena penyakit yang ditularkan melalui hewan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini