Saat menjumpai salah satu karyawan Koperasi Masjid Istiqlal yang sudah 5 tahun membantu menyiapkan makanan berbuka yakni Astri, ia enggan menyebutkan upah harian yang diterimanya selama menyiapkan sajian berbuka tersebut.
“Upahnya per bulan. Tapi kita tetap dapat upah harian juga. Karena kan beda,” ungkap wanita yang akrab disapa Mbak Astri itu.

Saat kembali didesak soal nominal upah yang didapat, Astri hanya tersipu malu. “Rahasia dapur lah (tertawa). Tapi sampai sekarang belum dikasih tahu berapanya. Biasanya per dua minggu kalau yang harian lepas ya,” kata dia.
Sekadar diketahui, setiap Senin hingga Jumat pihak pengelola Masjid Istiqlal menyediakan 3.500 nasi kotak, dan 4.500 khusus di akhir pekan. Namun, jumlah makanan tersebut dikerjakan bersama dengan menggandeng delapan pihak katering lainnya.
(Rizka Diputra)