nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

TNI Tangkap 8 Pentolan Kelompok Revolusi Papua Barat

Edy Siswanto, Jurnalis · Senin 13 Mei 2019 19:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 13 340 2055150 tni-tangkap-8-pentolan-kelompok-revolusi-papua-barat-cqy2KuUVIW.jpg

JAYAPURA - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif PR 328/DGH, berhasil menangkap 8 (delapan) orang tokoh dan simpatisan TRWP (Tentara Revolusi West Papua) saat melewati pos penjagaan Pos Kotis Satgas Yonif PR 328/DGH, Minggu 12 Mei.

Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Mayor Inf. Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) mengungkap, penangkapan kedua kelompok ini bermula saat rombongan simpatisan TRWP tersebut melintasi pos penjagaan Satgas.

“Mereka datang dari arah PNG menuju Jayapura, dan saat akan melewati pos penjagaan dilakukan protap pemeriksaan rutin oleh Danru jaga Provost Sertu Iwan. Dari hasil pemeriksaan ditemukan sebuah kartu identitas anggota TRWP didalam tas yang dibawa salah satu simpatisan," ungkap Dansatgas, Senin (19/5/2019).

Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam di Pos Kotis, diketahui salah satu diantara mereka adalah tokoh penting dari TRWP berpangkat Mayor Jendral.

“Saat kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut banyak kami temukan dokumen-dokumen kegiatan dari organisasi ini yang dilakukan di PNG seperti KTA TRWP, Laptop yang berisi video kegiatan TRWP serta dokumen tertulis lainnya. Salah satunya merupakan tokoh penting organisasi ini sebagai penggalang dana untuk mendukung kegiatan-kegiatan organisasi mereka,” ucapnya.

Kedelapan orang tokoh dan simpatisan TRWP tersebut adalah MW (50 Th) sebagai pimpinan rombongan, kemudian YT (40 Th), MW (27 Th), EW (49 Th), HT (40 Th), FW (46 Th) dan BU (46 Th). MW (50 Th) sebagai simpatisan, dan hasil pemeriksaan diketahui mereka mengenali semua pejabat dari organisasi ini.

Dansatgas menegaskan jika pihaknya mengamankan sebuah laptop yang berisi dokumentasi kegiatan TRWP. “Untuk data-data ini akan kami dalami kembali dengan berkoordinasi dengan satuan atas untuk ditindaklanjuti,”katanya.

Dansatgas pun mengarahkan kepada para simpatisan TRWP tersebut agar kembali kepada NKRI dan apa yang mereka lakukan selama ini salah.

“Kami berikan pemahaman bahwa Papua adalah bagian Indonesia, dan Pemerintah sudah berupaya untuk memajukan Papua,” Pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini