nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Masih Selidiki Motif Penyebaran Video Adu Domba TNI-Polri

Fathnur Rohman, Jurnalis · Senin 13 Mei 2019 15:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 13 525 2055085 polisi-masih-selidiki-tujuan-penyebaran-video-adu-domba-tni-polri-jyNyLIHPnO.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

CIREBON - Polres Cirebon bersama Resmob Polda Jawa Barat telah melakukan penangkapan terhadap pria berinisial IAS, yang membuat serta mengunggah video bermuatan ujaran kebencian, dan provokatif, dimedia sosial Facebook. Saat ini, petugas masih mendalami tujuan pembuatan video tersebut.

Petugas sendiri berhasil menangkap IAS di kediamannya, di Blok Kolam, Desa Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Senin 13 Mei 2019 pukul 01.30 WIB.

Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto mengatakan, IAS telah menyebarluaskan video yang sangat berbahaya, yakni mengadu domba TNI dan Polri. Dirinya menyebut, kalau IAS juga sudah menyebarkan berita bohong, tentang tanggal 22 Mei sebagai hari lahir PKI.

"Di dalam videonya, ada unsurbprovokasi yang mengadu TNI-Polri, " ucapnya, Senin (13/5/2019).

(Baca Juga: Adu Domba TNI/Polri di Medsos, Pria Ini Ditangkap)

Ilustrasi

Hingga saat ini, pihaknya masih memeriksa IAS, agar mengetahui motif dari pembuatan dan penyebarluasan video tersebut. IAS sendiri sudah berstatus tersangka, karena sudah melanggar UU ITE, dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara dan denda 500 juta.

Seperti diketahui, IAS mengunggah sebuah video diakun Facebook-nya dan menjadi viral. Dalam video yang berdurasi satu menit 27 detik itu, ia melakukan seruan kepada masyarakat untuk tidak menghiraukan imbauan Kapolri, untuk tembak ditempat kepada para pengganggu keamanan dan ketertiban pada saat suasana pemilu.

Ia juga dinilai telah memprovokasi untuk mengadu domba antara institusi TNI dan Polri.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini