nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Asyik Pesta Miras & Berbuat Gaduh, 8 Pemuda Ditangkap Petugas

Agregasi KR Jogja, Jurnalis · Selasa 14 Mei 2019 19:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 14 512 2055587 asyik-pesta-miras-berbuat-gaduh-8-pemuda-ditangkap-petugas-LGSfUT8PJY.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

KARANGANYAR - Delapan remaja diamankan oleh Satpol PP dalam operasi pemberantasan penyakit masyarakat (pekat) di kawasan bundaran batas kota, Cangakan, Karanganyar Kota. Salah satu pelaku disanksi lebih berat karena mengunggah penghinaan terhadap polisi penegak perda di media sosial (medsos).

“Dia memasang status di whatsapp dengan kata-kata tidak pantas. Isinya menghina Satpol PP. Status itu diunggahnya saat diangkut di mobil Satpol PP. Kebetulan kami memeriksa ponsel-ponselnya,” kata Kepala Seksi Penindakan dan Penegakan Perda Satpol PP Karanganyar, Joko Purwanto kepada wartawan di sela pembinaan pelaku pekat, Selasa (14/5/2019).

Tangkapan layar status WA dijadikan barang bukti. Ponsel itu milik seorang remaja bernama Al (18). Saat ditangkap, Al bersama enam teman pria dan seorang teman perempuannya sedang berbuat gaduh di lokasi.

Hampir semua temannya itu mabuk miras. Sedangkan ia mengaku hanya menemani saja sambil mengisap rokok. Merasa tak berdosa namun ikut terjaring razia, ia pun meluapkan kekesalannya dengan memasang kata-kata penghinaan medsos.

 Illustrasi Miras

“Sanksi untuk Al, selain wajib lapor dan menghadirkan orangtuanya, juga menulis permintaan maaf karena telah menghina Satpol PP. Permintaan maaf itu harus diunggah selama tiga hari di medsosnya,” kata Joko Purwanto.

Selain mengamankan para remaja itu, Satpol PP juga menyita sisa ciu dalam botol bekas air mineral. Berdasarkan pengakuan para remaja itu, mereka membeli miras dari warung di Munggur, Mojogedang.

“Satu botol ukuran 1,5 liter Rp 15 ribu. Tapi diisi enggak penuh. Ada teman lain yang membawa di botol ukuran 500 ml ciu,” kata tersangka AM (17) asal Mojogedang.

Usai diangkut ke markas, kemudian seluruhnya dipulangkan. Namun, wajib lapor ke markas Satpol selama beberapa hari ke depan.

Lebih lanjut Joko Purwanto mengatakan, patroli Satpol PP intens ke lokasi rawan praktik pekat di wilayah perkotaan hingga ke pelosok selama Ramadan. Sejak awal bulan puasa sampai sekarang, Satpol PP mengamankan belasan pelaku pekat di empat kali operasi. Barang bukti diamankan berupa belasan botol miras.

“Melanggar Perda No 26 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Tribumtranmas. Aktivitas menenggak miras di area publik dianggap mengganggu kekhusyukan masyarakat menjalankan ibadah di Ramadan,” katanya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini