YOGYAKARTA - Kementerian Pariwisata terus berupaya mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara. Salah satunya dengan menyelenggarakan program perjalanan wisata pengenalan, atau biasa disebut Familiarization Trip (Famtrip).
Kegiatan yang berlangsung pada 6 sampai 13 Mei ini mengajak 7 peserta dari Travel Agent dan Tour Operator (TA/TO) asal Rusia. Dengan segmen pasar adventure, culture, family, dan honey mooners, kegiatan menyasar destinasi Yogyakarta, Borobudur, dan Bali
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenpar Nia Niscaya mengatakan, secara umum Kemenpar menargetkan kunjungan wisman sebesar 20 juta sepanjang tahun 2019. Sementara khusus wisman asal Rusia, Kemenpar berharap dapat menyerap sebesar 160.000 pengunjung. Jumlah tersebut naik 6,67% dari target tahun sebelumnya, yaitu sebesar 150.000 wisman.
“Program famtrip ini dimaksudkan untuk penguatan product competitiveness pariwisata Indonesia. Khususnya pasar Rusia, dan secara umum seluruh Eropa. Upaya promosi kali ini tidak hanya dilakukan dengan memaparkan daya tarik pariwisata Indonesia, tetapi juga memberikan first hand experience kepada para penyedia bisnis wisata,” ujarnya, Senin 13 Mei 2019.
Pelaku bisnis wisata itulah yang nantinya akan membantu membuat paket-paket baru, untuk ditawarkan kepada konsumennya. Tentu berdasarkan pengalaman selama mengunjungi salah satu destinasi yang telah dibranding dengan kelengkapan 3A, yaitu aksesibilitas, amenitas, dan atraksi.