nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ricuh PSS vs Arema, Belasan Suporter Pingsan, Satu Motor Wartawan Dirusak

Agregasi KR Jogja, Jurnalis · Kamis 16 Mei 2019 08:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 16 510 2056312 ricuh-pss-vs-arema-belasan-suporter-pingsan-satu-motor-wartawan-dirusak-asEtG79937.jpeg (Foto: KRJogja)

SLEMAN - Laga perdana Liga 1 2019 antara PSS vs Arema di Stadion Maguwoharjo, Rabu (16/5/2019) membawa cerita negatif. Mulai dari kericuhan antarsuporter di atas tribun dengan saling lempar, jatuh pingsannya belasan suporter perempuan karena sesak gas air mata hingga dirusaknya motor seorang wartawan yang meliput pertandingan tersebut.

Di sepanjang pertandingan, suporter PSS yang berada di tribun utara dan barat bawah terlibat saling lempar dengan Aremania di tribun barat atas. Kejadian tersebut sempat membuat pertandingan dihentikan hingga setengah jam sebelum akhirnya dimulai kembali.

Usai pertandingan, suporter yang didominasi perempuan jatuh pingsan hingga terpaksa mendapat perawatan medis di stadion. Para korban rata-rata mengalami sesak napas lantaran berdesakan saat hendak keluar stadion plus efek gas air mata yang sebelumnya dilepaskan polisi untuk menenangkan situasi bentrok antar suporter.

Pun begitu, selain keramik stadion yang rusak akibat ulah para suporter, satu unit sepeda motor milik wartawati televisi lokal Yogyakarta peliput PSS juga dirusak oknum tak bertanggungjawab. Motor yang diparkir di sisi barat stadion tepatnya depan kantor PT PSS mengalami rusak di bagian jok yang dicabut paksa serta spakboard dan lampu depan yang pecah tak berbentuk.

Foto: KRJogja

Nuzul Nugraheni, pemilik sepeda motor tersebut kaget begitu melihat motor matic Mio Soul miliknya tak berbentuk saat selesai melakukan tugas peliputan pertandingan PSS melawan Arema. “Kaget, kok rusak begini padahal saya parkir biasa saja. Saya tahu pas mau pulang dari liputan, kebetulan parkir di depan kantor PT PSS,” ungkapnya mengisahkan.

Sebelumnya, Kapolda DIY Irjen Pol Ahmad Dofiri menyatakan keributan antar suporter disebabkan adanya ulah provokator tak bertanggungjawab. Padahal, sebelumnya saat buka bersama kedua suporter baik-baik saja dan tak ada masalah.

“Ada provokasi, ulah beberapa oknum saja. Tadinya buka bersama sambutannya baik kok. Semoga kedepan keduanya tak saling memprovokasi,” ungkap Kapolda.

Terkait pengrusakan motor sendiri hingga pagi hari ini belum ada pihak yang menyatakan bertanggungjawab. Kejadian tersebut sontak disesalkan lantaran menjadi preseden buruk penyelenggaraan pertandingan di Maguwoharjo.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini