nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasatreskrim Wonogiri Korban Pengeroyokan Dipindah ke RS Singapura Sore Ini

Agregasi Solopos, Jurnalis · Kamis 16 Mei 2019 15:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 16 512 2056509 kasatreskrim-wonogiri-korban-pengeroyokan-dipindah-ke-rs-singapura-sore-ini-nDXyTltnPH.jpg Kasatreskrim Polres Wonogiri, AKP Aditia Mulya Ramdhani. (Foto: Solopos)

SUKOHARJO - Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Aditia Mulya Ramdhani yang menjadi korban pengeroyokan saat menghalau kelompok massa perguruan pencak silat di Sidoharjo, Wonogiri, Rabu 8 Mei 2019 malam, akan dipindahkan ke rumah sakit (RS) di Singapura sore ini.

Kondisi Aditia hingga hari kedelapan dirawat di ICU RS dr. Oen Solo Baru masih kritis. AKP Aditia akan dipindahkan ke Singapore General Hospital (SGH) Pukul 16.00 WIB.

Tim dokter dari Polda Jawa Tengah kini tengah mempersiapkan pemindahan Aditia menggunakan pesawat khusus dari Bandara Adi Sumarmo Solo di Boyolali.

Ilustrasi pengeroyokan

Kepala Bidang (Kabid) Dokkes Polda Jawa Tengah dr Tri Yuwono Putra ketika dijumpai di RS dr. Oen Solo Baru, Kamis (16/5/2019), mengatakan pemindahan Aditia ke RS di Singapura merupakan permintaan keluarga.

(Baca juga: Kasatreskrim Wonogiri Dikeroyok hingga Koma, 5 Orang Ditetapkan Tersangka)

"Kondisinya masih sama, status GCS 4. Nanti tetap akan dibawa ke Singapura jam empat sore ini. Dari Bandara Solo langsung ke Singapura memakai pesawat khusus," ujarnya. 

Pemindahan ke RS Singapura merupakan permintaan keluarga yang menginginkan perawatan lebih untuk mantan Kapolsek Pasar Kliwon tersebut. Tri Yuwono tidak mengetahui alasan pasti keluarga menginginkan pemindahan Aditia ke Singapura dan bukan rumah sakit lainnya.

Namun jika sesuai arahan dari dokter perwakilan rumah sakit Singapura yang berkunjung sehari sebelumnya, perawatan di RS Singapura lebih menjamin sterilisasi selama di ICU.

"Berbeda dengan kondisi ICU di sini yang bebas bisa keluar masuk. Kalau di sana yang masuk ya hanya perawat dan dokter. Jadi benar-benar steril," ujarnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini