nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Eks Danjen Kopassus Soenarko Dipolisikan Terkait Ucapan Kepung KPU

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Senin 20 Mei 2019 15:42 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 20 337 2057996 eks-danjen-kopassus-soenarko-dipolisikan-terkait-ucapan-kepung-kpu-SlJbvTySlZ.jpg Humisar melaporkan eks Danjen Kopassus Soenarko (Foto: Puteranegara)

JAKARTA - Eks Danjen Kopassus, Mayjen (Purn) Soenarko dipolisikan ke Bareskrim Polri terkait ucapannya di dalam video yang viral soal ajakan rencana penutupan KPU saat penetapan rekapitulasi suara pada 22 Mei mendatang.

Laporan itu dibuat oleh seseorang bernama Humisar. Dalam hal ini, Soenarko dilaporkan lantaran diduga telah melakukan tindak pidana perbuatan makar.

Humisar menjelaskan, dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Soenarko setelah melihat video ajakan tersebut viral di YouTube. Pria yang berprofesi sebagai pengacara itu dibuat resah dan tidak nyaman atas hasutan oleh terlapor.

"Pernyataan yang membuat keresahan adalah memerintahkan mengepung KPU dan Istana," kata Humisar usai membuat laporan polisi di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (20/5/2019).

(Baca Juga: Jelang 22 Mei, Polri: Analisis Intelijen Situasi Sangat Kondusif

Eks Danjen Kopassus Soenarko

Selain itu, Humisar menilai bahwa pernyataan yang dilontarkan Soenarko juga telah memprovokasi dan mengadu domba antara Polri-TNI dan masyarakat.

"(Terlapor) menyatakan seakan-akan polisi akan bertindak keras, tentara tidak, dan provokasi tentara pangkat tinggi sudah bisa dibeli. Yang (pangkat) masih di bawah tetap membela rakyat. Itu menurut saya pernyataan yang mengadu domba dan menimbulkan gejolak di masyarakat," ujar Humisar.

Dia berharap, pihak kepolisian agar bisa mencegah perbuatan tindak makar ini. Selain itu, melakukan pengusutan kepada elit-elit politik yang merupakan aktor intelektual.

"Harapannya polisi dapat mencegah tindak pidana makar ini dan mengusut aktor-aktor dari tindak pidana makar ini, bahkan sampai ke paling atasnya siapa yang bertanggung jawab," tutur Humisar.

(Baca Juga: Ani Hasibuan Tak Penuhi Panggilan Penyidik Polda Metro Jaya

Laporan Humisar diterima Bareskrim Polri yang tercantum dalam Nomor: LP/B/0489/V/2019/Bareskrim. Dia disangka melanggar tindak pidana terhadap keamanan negara atau makar Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 110 Jo Pasal 108 juga melanggar tindak pidana ketertiban umum Pasal 163 Jo Pasal 146.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini