"Sebenarnya upaya-upaya menyampaikan narasi keberatan itu harus ditempuh melalui jalur hukum. Dan akhirnya mereka yang tidak percaya pada sistem hukum dan lebih memilih pada gerakan menghasut ya aparat keamanan memiliki dasar legalitas untuk menindak," jelas Hasto.
Lebih lanjut, Hasto mengungkapkan, TKN maupun PDIP tidak ingin menyelenggarakan perayaan yang berlebihan menyambut hasil penghitungan Pemilu 2019. Pihaknya lebih mengedepankan upaya merajut kembali persatuan bangsa ketimbang selebrasi.
"Gaya kepemimpinan Pak Jokowi kan sederhana, kita kan tdak ingin selebrasi yang berlebihan karena ketika hasil quick count diumumkan kita lebih mengedepankan upaya merajut kembali semangat persatuan," tuturnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.