nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Demo di Kantor KPU Riau Ricuh, Sejumlah Mahasiswa Terluka

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Senin 20 Mei 2019 15:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 20 340 2057988 demo-di-kantor-kpu-riau-ricuh-sejumlah-mahasiswa-terluka-IxDETdxec5.jpg Demonstrasi mahasiswa di KPU Riau ricuh (Foto: Banda Haruddin Tanjung)

PEKANBARU - Puluhan mahasiswa melakukan aksi demontrasi di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau. Namun, aksi turun ke jalan berujung ricuh mengakibatkan sejumlah mahasiswa terluka diduga karena dipukuli aparat keamanan.

Kericuhan ini dipicu saat mahasiswa dari Fakultas Hukum Universitas Islam Riau (UIR) melakukan aksi demo di depan Kantor KPU Jalan Gajah Mada Pekanbaru. Mereka meminta pihak KPU untuk menemui mahasiwa untuk menyampaikan sejumlah petisi terkait hasil Pilpres.

(Baca Juga: Jelang 22 Mei, Polri: Analisis Intelijen Situasi Sangat Kondusif

Namun, saat akan masuk puluhan aparat dari pihak kepolisian melakukan pengadangan. Terjadi adu mulut anatara aparat dan pihak kepolisian dan berujung kerusuhan. Sejumlah mahasiswa dipukuli sejumlah oknum aparat.

Demo mahasiswa Riau ricuh 

Akibat puluhan mahasiswa berhasil 'dipukul' mundur. Mereka tidak berhasil menemui pihak KPU Riau untuk menyampaikan aspirasinya. Mahasiswa meminta pihak kepolisian tidak bersikap reaktif karena menyampaikan aspirasi dilindungi undang-undang.

"Banyak kawan-kawan kami yang jadi korban. Banyak kawan kawan kami ditendang. Ini bentuk ketidakneteralan pihak kepolisian. Padahal, tuntutan kami tidak berpihak kepada siapa pun. Tapi sangat kita sayangkan sikap pihak kepolisian," ucap Gubernur Mahasiswa Fakultas Hukum UIR, Guntur Irvandi Senin (20/5/2019).

Dia menjelaskan, bahwa dalam Pilpres KPU Riau diminta tranparan terkait sejumlah permasalahan yang terjadi saat penyelenggaran pemilu serentak. Mahasiswa juga minta klarifikasi terkait banyaknya petugas KPPS di Riau yang meninggal dunia dan sakit di Riau.

"Kita hanya ingin menyampaikan sejumlah petisi diantaranya meminta diantaranya mendesak KPU untuk membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) atas misteri kematian petugas KPPS di Pemilu serentak 2019. Selain itu kita meminta KPU mengklarifikasi kepada publik terkait permasalahan yang terjadi selama Pemilu serentak," ujarnya.

(Baca Juga: Siaga 22 Mei, TNI-Polri Selaraskan Strategi Pengamanan KPU

Selain itu, mahasiswa juga menuntut agar ada revisi sistem dan regulasi Pemilu serentak yang menyebabkan banyak korban berjatuhan. Selain itu jam kerja dan korelasi antara tugas KPPS dan insentif harus benar benar sesuai."Kita hanya minta audiensi saja adengan KPU, tapi malah dipukuli," imbuhnya.

Sementara itu terkait pemukulan yang diduga dilakukan pihak kepolisian terhadap mahasiswa, Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto yang dikonfirmasi belum bersedia dimintai tanggapan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini