nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Pemancing Berhasil Diselamatkan Usai Terombang-ambing di Laut 12 Jam

Muhammad Bunga Ashab, Jurnalis · Selasa 21 Mei 2019 19:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 21 340 2058515 4-pemancing-berhasil-diselamatkan-usai-terombang-ambing-di-laut-12-jam-ZuEi0ATXtc.jpg Tim SAR mengevakuasi pemancing yang terombang-ambing di perairan Pulau Cempedak, Bintan (Foto: Muhammad Bunga Ashab)

TANJUNGPINANG - Tim SAR berhasil mengevakuasi empat orang pemancing terombang-ambing di laut selama 12 jam di selatan perairan Pulau Cempedak, Kabupaten Bintan, Selasa (21/5/2019).

Keempat pemancing itu adalah Muhammad Zulfahmi (27), Muhammad Azlansyah (27), Yolan Ramanda (26) dan Endrik (36), warga Tanjungpinang. Pemancing ini terombang-ambing karena mesin kapal pompongnya mengalami mati saat berlayar pulang

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Mu'min Maulana membenarkan bahwa Tim SAR telah berhasil menyelamatkan empat pemancing dalam operasi SAR kecelakaan pelayaran kapal pompong nelayan mengalami mati mesin di Perairan Pulau Cempedak.

(Baca Juga: Mabuk Berat Usai Pesta Miras, Pasha Ceburkan Diri ke Sungai Citarum)

Dia menuturkan, Tim SAR menerima informasi dari Masakena pegawai Badan Penanggulangan Bencana Dearah Tanjungpinang telah terjadi kecelakaan pelayaran, Senin 20 Mei malam.

"Mendapat informasi itu , Kapal RB 209 bergerak menuju lokasi dan langsung melaksanakan pencarian," kata Mu'min di Tanjungpinang.

Mu'min mencaritakan, kronologi kejadian yang dialami korban setelah selesai mancing hendak pulang. Namun, tiba-tiba terkena angin kencang. Akibatnya, mesin kapal tersebut mati dan tidak bisa menyala lagi sehingga kapalnya hanyut terbawa arus.

"Jadi, setelah selesai mancing korban hendak pulang tiba-tiba terkena angin. Pas mesin kapal mati, kapalnya hanyut sampai di perairan selatan Pulau Cempedak," ujarnya. 

Tim SAR

Setelah beberapa jam melakukan pencarian di sekitar lokasi, kata dia, Tim SAR melihat kapal pompong tersebut sedang terombang-ambing. Kemudian, petugas mengambil langkah menggunakan sekoci untuk mengevakuasi korban. Selanjutnya, keempat korban dibawa kapal RB 209 menuju Pelabuhan Masyarakat Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Bintan.

"Kapal RB 209 menemukan keempat korban dengan selamat, selanjutnya dievakuasi Kapal RB 209," katanya.

(Baca Juga: Tak Pandai Berenang, 3 Orang Tewas saat Mandi di Saluran Irigasi di Kebumen)

Dikatakannya, dalam pencarian itu unsur SAR yang dilibatkan adalah kantor SAR Tanjungpinang, Pol Air Polres Bintan, BPBD Bintan dan masyarakat setempat. Adapun sarana yang digunakan kapal RB 209, speed boat Pol Air Polres Bintan dan perlengkapan pendukung lainnya.

"Selama pencarian korban cuaca bagus, operasi SAR langsung ditutup," kata dia.

Mu'min mengimbau kepada mayarakat yang sedang beraktivitas di laut agar tetap berhati-hati. Sebelum berangkat melaut agar memerhatikan semua perlengkapan yang dibutuhkan terlebih dahulu.

"Terpenting utamakan keselamatan saat berlayar, semua peralatan harus lengkap," ujar Mu'min.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini