nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hampir 1.700 Warga Jatim Digagalkan Ikut Demo Pemilu ke Jakarta

Syaiful Islam, Jurnalis · Selasa 21 Mei 2019 19:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 21 519 2058577 hampir-1-700-warga-jatim-digagalkan-ikut-demo-pemilu-ke-jakarta-lQE4qhCyLA.jpg Ilustrasi Demo (Okezone)

SURABAYA - Polda Jatim terus melakukan penghadangan atau sweeping terhadap warga yang hendak ke Jakarta untuk ikut aksi 22 Mei. Total hampir 1.700 warga Jatim yang digagalkan berangkat ke Jakarta untuk berdemo oleh polisi.

Ribuan warga tersebut berasal dari sejumlah daerah yang ada di provinsi Jatim mulai dari Malang, Banyuwangi, Pamekasan dan Kediri. Bahkan ada yang dari luar pulau. Namun meskipun begitu masih ada warga Jatim yang berangkat ke Jakarta.

 Baca juga: Massa Demo 21 Mei Buka Puasa Bersama Polisi dan Salat Berjamaah di Depan Bawaslu RI

Tetapi jumlahnya tidak besar, mereka yang berangkat secara perorangan. Karena dia yang berangkat perorangan dengan alasan keluarga. Di mana ingin menjenguk keluarganya yang ada di Jakarta.

 Demo di Bawaslu

"Hampir 1.700 masyarakat Jatim yang membatalkan diri untuk berangkat ke Jakarta. Namun ada beberapa perorangan yang berangkat, tapi itu karena ingin bertemu keluarga," terang Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Selasa (21/5/2019).

 Baca juga: Jokowi-Ma'ruf Menang, Prabowo-Sandi Diharapkan Tak Larut dalam Kesedihan

Menurut Luki, penghadangan sendiri terhadap warga Jatim yang hendak ke Jakarta dilakukan sejak 18 Mei 2019 hingga saat ini. Terbaru, tadi malam ada hampir 100 warga dari Kediri yang dipulangkan. Sebab mereka hendak pergi ke Jakarta.

"Tadi malam hampir 100 warga dari Kediri yang dipulangkan. Bila ditotal hampir 1.700 warga Jatim yang dibatalkan ke Jakarta (ikut demo 22 Mei). Kemarin saya agak tegang," tandas Luki.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini