TKI di Hong Kong Ditangkap Setelah Masukkan Air Kencing ke dalam Minuman Majikannya

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 22 Mei 2019 10:54 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 22 18 2058800 tki-di-hong-kong-ditangkap-setelah-masukkan-air-kencing-ke-dalam-minuman-majikannya-K7uew5hQEL.jpg Ilustrasi.

HONG KONG – Seorang pekerja rumah tangga di Hong Kong diciduk polisi pada Rabu setelah dituduh mencampurkan air kencing ke dalam segelas air yang diminum majikannya. Keterangan sumber kepolisian menyebutkan bahwa pelaku diduga warga negara Indonesia (WNI).

Polisi dipanggil ke sebuah flat di Yau Hong House, Tin Shui Wai pada pukul 1.17 pagi setelah menerima laporan dari sang majikan. Berdasarkan keterangan polisi, pelapor merasa tidak sehat setelah meminum air tersebut dan mendeteksi adanya bau aneh dari gelas yang digunakan.

"Dia menelepon polisi setelah dia mencurigai pembantu rumah tangganya, 37 tahun, telah menuangkan urine ke dalam gelas air," kata seorang juru bicara kepolisian sebagaimana dilansir South China Morning Post, Rabu (22/5/2019).

Pekerja rumah tangga itu ditangkap karena dicurigai memberikan racun dengan maksud untuk melukai, sementara majikannya dirawat di Rumah Sakit Tin Shui Wai.

Di Hong Kong, memberikan racun atau zat perusak atau berbahaya lainnya dengan maksud untuk melukai diancam dengan hukuman maksimum tiga tahun penjara berdasarkan Pelanggaran terhadap Ordonansi Orang.

Seorang sumber kepolisian mengatakan pembantu rumah tangga itu adalah seorang wanita Indonesia yang telah bekerja untuk keluarga majikannya sejak 2016. Tersangka baru-baru ini mendapat teguran karena kinerjanya yang dianggap kurang memuaskan.

Investigasi menunjukkan wanita itu mengumpulkan urine dari bocah laki-laki berusia tiga tahun anak majikannya dan menuangkannya ke dalam botol air pada Senin sore.

Pada 2009, seorang pembantu rumah tangga asal Indonesia ditangkap karena memasukkan darah menstruasi ke dalam makanan majikannya. Dia didakwa dengan satu tuduhan pelanggaran, di bawah undang-undang ordonansi.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini