"Selain sekolah, mereka juga mengaku sebagai santri. Mereka tidak membawa uang yang cukup. Uang yang mereka bawa, hanya cukup untuk membayar tiket kereta sekali jalan," kata Sabilul kepada wartawan, Rabu (22/5/2019).
Sabilul mengatakan, sudah memberikan pemahaman kepada anak-anak itu.
"Kami akan panggil orangtua dan gurunya agar dapat memberikan pelajaran yang seharusnya kepada anak-anak itu. Kasihan, bagaimana jika mereka lapar di jalan atau ada kejadian tidak diinginkan," paparnya.
Selanjutnya, belasan anak-anak tanggung ini akan langsung dipulangkan ke rumah mereka masing-masing, dan akan mendapat pengawalan anggota kepolisian.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.