Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Soal Aksi 22 Mei, Warga NU Diimbau Tetap Taat Konstitusi

Muhamad Rizky , Jurnalis-Rabu, 22 Mei 2019 |21:37 WIB
Soal Aksi 22 Mei, Warga NU Diimbau Tetap Taat Konstitusi
Aksi 22 Mei di depan Gedung Bawaslu (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Katib Aa’m Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya memberikan sejumlah pesan bagi warga NU terkait dinamika nasional yang terjadi saat ini. Pesan tersebut disampaikan Gus Yahya merespons panasnya aksi 22 Mei akibat Pemilu serentak 2019.

Menurutnya, yang harus dilakukan warga NU yaitu, pertama, harus mempertahankan kemampuan berdemokrasi secara normal dengan tidak melakukan tindakan yang akan merusak demokrasi tersebut.

Kemudian, warga NU diimbau tidak melakukan tindakan yang melanggar konsitusi karena hal itu tidak sesuai dengan prinsip kenegaraan. Selanjutnya, menjalankan sistem demokrasi harus diniatkan untuk beribadah sehingga yang muncul adalah rasa ikhlas karena Allah.

“Apapun hasil dari ikhtiar kita ini harus diterima dengan ridha, jangan sampai kita suul adab kepada Allah dengan menggerutu, menolak ketentuan Allah dengan merusak ketentuan Allah, melakukan kerusakan-kerusakan itu merupakan suul adab yang luar biasa,” kata Gus Yahya dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Rabu (22/5/2019).

Massa aksi salat di depan Gedung Bawaslu

(Baca Juga: Polda Metro: Bentrok Aksi 21-22 Mei Sudah Direncanakan dan 257 Tersangka Dibiayai)

Ia mengatakan, agenda Pemilu merupakan momentum warga NU di berbagai dearah untuk mengekspresikan aspirasi politiknya. Hal itu bisa dilakukan dengan menjadi contoh yang baik di masyarkat sehingga bisa menjadi bukti kepada Dunia luar bahwa demokrasi di Indonesia adalah demokrasi yang beradab dan pelopornya adalah NU.

“Kemudian, mengikuti sistem demokrasi secara adil dan wajar sebagaimana mestinya sehingga kita berharap ini sangat penting khususnya buat kita warga NU, bahwa NU telah sampai pada kematangan seperti ini,” ucapnya.

Dan yang terpenting, lanjut Gus Yahya, warga NU harus mampu mengembangkan peran politiknya secara positif. Agar kehidupan berbangsa dan bernegara semakin kondusif tanpa ada kerusuhan yang berdampak buruk untuk bangsa Indonesia.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement