Dipimpin Yusril, Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf Siap Hadapi Gugatan Prabowo-Sandi di MK

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Kamis 23 Mei 2019 17:47 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 23 266 2059589 dipimpin-yusril-tim-hukum-jokowi-ma-ruf-siap-hadapi-gugatan-prabowo-sandi-di-mk-RoFpgYwdk6.jpg Jokowi-Ma'ruf saat mendaftar ke KPU (Okezone)

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)- KH Ma’ruf Amin sudah membentuk Tim Hukum 01 untuk menghadapi sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka juga siap jika diminta jadi pihak terkait atas gugatan kubu pesaingnya Prabowo-Sandiaga Uno.

Direktur Program TKN Jokowi-KH Ma’ruf, Arya Bima mengatakan, Tim Hukum 01 diisi pakar terkait yang dipimpin oleh Prof Dr Yusril Ihza Mahendra, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) yang juga kuasa hukum Jokowi-Ma’ruf.

"Tim ini di ketuai Prof Yusril (Ihza Mahendra),” kata Arya di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2019).

Kemudian Tri Medya Pandjaitan, Arsul Sani, Teguh Samudra, Luhut Pangaribuan sebagai wakil ketua. Sekretarisnya adalah Ade Ifran Pulungan.

Anggota Tim Hukum 01 yakni Arteria Dahlan, Hermawi Taslim, Harul Rajagukguk, Hafsan Thahir, Muslim Jaya Butar Butar, Muhammad Nur Aziz, Dini Purwono.Jokowi-Prabowo

Tim ahli terdiri dari Arief Wibowo, Juri Arbiantoro, Nilson Simanjuntak, I Gusti Putu Artha

Tim materi adalah Kristina Ariani, Mohamad Toha, Ronny Pahala, Saut Rona Pangaribuan, Yosep Pandjaitan, HM Anwar Rahman, Reginaldo Sultan, Hendra Setiawan, Andi Safrani, Tangguh Setiawan Sirait, Dewi Kamaratih Suharto, Lambok Kurnig, Tuan Naik Lukas, Stephen Saragih, Toni Hendriko Sianipar, Ardika Dwiki Saputra, Ignatius Andi, dan Eri Hertiawan.

Irfan Pulungan mengatakan Tim Hukum 01 siap menghadapi semua gugatan yang diajukan kubu Prabowo-Sandiaga Uno.

"Kami sudah memperkirakan persoalan ini, kami sudah bentuk tim kecil, sudah bekerja jauh hari sebelum penghitungan atau hasil rekap KPU yang sudah diperkirakan ujungnya ke MK. Kami sudah siap tinggal menunggu permohonan yang memang dipastikan diterima MK," ujarnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini