Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pasca-Aksi 21-22 Mei, PBNU: Mari Rajut Kembali Persatuan & Kesatuan Bangsa

Fadel Prayoga , Jurnalis-Kamis, 23 Mei 2019 |18:41 WIB
Pasca-Aksi 21-22 Mei, PBNU: Mari Rajut Kembali Persatuan & Kesatuan Bangsa
Ketua PBNU, Robikin Emhas (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Robikin Emhas mengimbau umat Islam untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai bulan suci yang tidak boleh dikotori dan dinodai oleh tindakan-tindakan anarkis yang dapat mengganggu ketentraman dan ketenangan orang lain untuk bekerja dan beribadah.

Menurutnya, di sepertiga terakhir bulan Ramadan umat Islam sejatinya memperbanyak zikir, tafakkur dan doa untuk keselamatan bangsa dan negara. Pihaknya juga menyeru kepada semua pihak untuk tunduk terhadap mekanisme konstitusional atas ketidakpuasan terhadap hasil Pemilu 2019.

"Menyerukan seluruh komponen bangsa untuk islah, merajut kembali persatuan dan kesatuan bangsa dan menghindari sikap yang dapat memperpanjang polarisasi (perkubuhan) dan segregasi (perpecahan)," kata dia dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone di Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Bentrok Massa Aksi 22 Mei

Pihaknya juga menyeru kepada kepada aparat kepolisian dan aparat negara lainnya untuk bertindak dalam koridor hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

"Aparat kepolisian perlu bertindak tegas terhadap para perusuh dan pembuat onar demi menjaga ketentraman dan ketenangan bulan Ramadan," ujarnya.

Selain itu, dirinya juga mendorong terselenggaranya halalbihalal nasional guna merajut kembali tali ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement