"Memalukan bahwa seorang anak telah mati dalam tahanan pemerintah dan pemerintahan Trump tidak memberitahukan kepada siapapun," kata Castro yang bicara tentang "kematian beruntun" di kawasan perbatasan.
Menulis di Twitter sesudah kematian anak itu diumumkan, Trump mengatakan "Demokrat tidak ingin memperbaiki kelemahan di perbatasan. Mereka tak ingin memperbaiki apapun. Buka perbatasan dan kriminalitas!"

Kasus lainnya?
Pada hari Senin 20/05, Carlos Gregorio Hernández Vásquez anak asal Guatemala meninggal di pusat tahanan di Texas. Penyebab resmi kematian belum diumumkan.
Komisioner di Customs and Border Protection (CBP) John Sanders mengatakan bahwa pihaknya "berduka akibat kematian tragis pemuda ini" dan mereka "berkomitemen terhadap kesehatan dan perlakuan yang manusiawi" bagi siapapun di dalam tahanan.