Jimly mengatakan, ICMI sangat mendukung inisiatif para tokoh bangsa untuk meredakan ketegangan dan rujuk nasional mencari solusi terbaik demi keutuhan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sedangkan terhadap tragedi 21-22 Mei yang menelan korban jiwa dan luka-luka, ICMI memandang perlu segera dibentuk tim investigasi sehingga masyarakat mendapat penjelasan dan pemahaman utuh tentang kejadian sebenarnya.
Diharapkan kejadian yang menelan korban jiwa itu tidak terulang lagi, mengingat proses pengajuan perkara atau permohonan PHPU, masih terus berlangsung terutama di MK, yang juga akan melibatkan para demonstran yang haknya dilindungi Undang-undang.
"ICMI juga meminta kepada pihak keamanan terutama TNI dan Polri untuk benar-benar menjaga rakyat, mengambil posisi netral, tidak represif, dan bijaksana terhadap pihak-pihak yang mengkritisi proses pemilu," ucapnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.