BPN Ancam Usulkan Pembubaran Komnas HAM Terkait 8 Orang Tewas saat Aksi 22 Mei

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Sabtu 25 Mei 2019 13:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 25 605 2060278 bpn-ancam-bubarkan-komnas-ham-terkait-8-orang-tewas-saat-aksi-22-mei-6Sd7AzirOY.jpg Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga Uno, Andre Rosiade di Acara Diskusi Polemik MNCTrijaya (foto: Arie DS/Okezone)

JAKARTA - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Andre‎ Rosiade menyayangkan sikap Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang tidak bertindak atas tewasnya 8 orang saat kericuhan dalam aksi 22 Mei 2019. BPN mengancam akan membubarkan Komnas HAM.

"Komnas HAM terindikasi diam seribu bahasa, saya akan usulkan nanti di DPR kalau Komnas HAM mandul, kita bubarkan saja ‎Komnas HAM," kata Andre saat menghadiri diskusi Polemik MNCTRIJAYAFM, di D'Consulate, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (25/5/2019).

Baca Juga: Ribuan Polisi Masih Siaga di Kawasan Bawaslu RI 

Aksi 22 Mei: Massa dan Polisi Saling Serang di Depan Bawaslu

Andre menganggap Komnas HAM sama sekali tidak bekerja ketika mengetahui adanya korban tewas sebanyak 8 orang saat terjadinya bentrokan pasca-aksi 22 Mei 2019, di daerah Jakarta Pusat.‎ Seharusnya, tegas Andre, Komnas HAM langsung melakukan investigasi terhadap insiden tersebut.

"Apa gunanya anda sebagai Komisi Nasional HAM, tapi anda mandul. 8 orang tewas, ratusan terluka, ini harus diinvestigasi oleh Komnas HAM. Jangan sebagai lembaga yang duduk diam saja terima gaji buta dari rakyat, kalau memang anda tidak mampu, kami nanti di DPR akan mengusulkan dibubarkan saja," ucapnya.

Sekadar informasi, bentrokan antara terduga massa aksi 22 Mei dengan pihak kepolisian terjadi‎ disekitaran Jakarta Pusat dan Jakarta Barat pada 21 - 22 Mei 2019. Bentrokan tersebut terjadi setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 pada 21 Mei 2019, dini hari.

Akibat dari bentrokan tersebut 8 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka. Awalnya, bentrokan tersebut terjadi di Jalan MH Thamrin depan Gedung Bawaslu. Namun, bentrokan melebar hingga ke Tanah Abang, Slipi, dan Petamburan.

Baca Juga: Polisi Diminta Tindak Tegas Provokator Kerusuhan Aksi 21-22 Mei


(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini