Yusril Apresiasi Kubu Prabowo-Sandi Daftarkan Sengketa Pilpres ke MK

Arie Dwi Satrio, Okezone · Sabtu 25 Mei 2019 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 25 605 2060350 yusril-apresiasi-kubu-prabowo-sandi-daftarkan-sengketa-pilpres-ke-mk-v5hY3jeCd8.jpg Yusril Ihza Mahendra. (Foto : Arif Julianto/Okezone)

KPU sebagai Termohon dalam perkara akan diberikan kesempatan yang sama oleh MK untuk menanggapi dan menyanggah argumen, alat bukti, serta keterangan saksi dan ahli serta menunjukkan bukti-bukti sebaliknya.

“Pihak kami selaku kuasa hukum Pasangan 01 Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai Pihak Terkait dalam Persidangan juga diberikan kesempatan yang sama untuk menyanggah argumen dan alat bukti Kuasa Hukum Pasangan 01, serta membantah keterangan saksi dan ahli, serta mengajukan saksi dan ahli kami sendiri untuk didengar oleh majelis hakim,” tuturnya.

“Pihak kami selaku Kuasa Hukum Pasangan 01 menjamin bahwa kami akan bersikap fair, jujur, adil dan kesatria dalam persidangan ini. Tidak akan ada ‘lobi-lobi’ dari pihak kami kepada para hakim MK, apalagi suap menyuap dalam perkara ini,” katanya.

Silakan semua pihak melakukan pengawasan. “Ini semua berkaitan dengan reputasi dan nama baik serta kehormatan kami sebagai advokat profesional dan juga sebagai penegak hukum sebagaimana disebutkan dalam UU Advokat,” ucapnya.

“Apapun nanti putusan MK wajib kita hormati dan kita terima. Putusan MK bersifat final dan mengikat. Tidak ada upaya hukum atas putusan MK,” katanya.


Baca Juga : Perludem: Sepanjang Sejarah Tak Pernah Ada Pemungutan Suara Ulang di Pilpres

Karena itu, kalaupun nanti ada ketidakpuasan terhadap putusan MK, maka ketidakpuasan itu hendaknya diungkapkan dalam batas-batas kewajaran dengan menjunjung tinggi etika dan sopan santun kita sebagai bangsa yang beradab dan berbudi luhur.

Pihak yang menang dalam perkara harus diberi kesempatan untuk memimpin bangsa dan negara kita lima tahun ke depan. Rekonsiliasi elite dan masyarakat pendung salah satu kubu harus segera terjadi. Selanjutnya kita bekerja keras membangun bangsa dan negara untuk mencapai cita-cita dan tujuan pembentukan negara kita sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945.


Baca Juga : KPU ke Prabowo-Sandi: Barang Siapa Mendalilkan, maka Dia Harus Membuktikan

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini