nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Awas, 309 Perlintasan Kereta Api Tak Dijaga Petugas

Taufik Budi, Jurnalis · Minggu 26 Mei 2019 18:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 26 512 2060547 awas-309-perlintasan-kereta-api-tak-dijaga-petugas-jaCnGBoy4r.jpg Kereta Api (Okezone)

SEMARANG - Sebanyak 309 perlintasan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang tak dijaga oleh petugas. Oleh karenanya para pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan, terlebih pada arus masa angkutan Lebaran Idul Fitri 1440 H jumlah kendaraan pemudik akan meningkat.

"Saat ini, ada total 462 titik pelintasan di wilayah Daop 4 Semarang, yang terdiri 72 titik dijaga petugas KAI, 52 titik dijaga pihak pemda/swasta, 29 titik Fly over/under pass, dan 309 titik tidak terjaga," Kepala Daop 4 Semarang Mohamad Nurul Huda Dwi Santoso, usai Gelar Pasukan Posko Angkutan Lebaran 2019 di halaman Stasiun Semarang Tawang, Minggu (26/5/2019).

 Baca juga: Rekayasa Operasi dan Layanan Commuter Line Sementara

"Untuk peningkatan kewaspadaan ekstra, kami merekrut sebanyak 211 personel yang tugasnya adalah satu menjaga JPL (Juru Penjaga Lintasan) jalur perlintasan sebidang, yang tidak terjaga," lugas dia.

 Kereta Api

Dia juga menghimbau dan mensosialisasikan kepada masyarakat tentang tata cara berlalu lintas di pelintasan jalur rel dengan jalan raya agar mematuhi rambu lalu lintas. Alat utama keselamatan ketika melintas di pelintasan KA dan jalan raya adalah rambu lalu lintas dengan tanda "STOP".

 Baca juga: Penggunna Commuter Line Disarankan Gunakan Stasiun Alternatif Selain Stasiun Tanah Abang & Palmerah

"Berhenti, tengok kiri - kanan, apabila aman, bisa melanjutkan perjalanan sesuai tata cara melintas yang tertuang dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya. Perlu diingat bahwa palang pintu dan penjaga pelintasan hanyalah alat bantu keamanan semata," tandasnya.

Selain menambah petugas ekstra, pihak PT KAI Daop 4 Semarang bekerja sama dengan pihak Direktorat Keselamatan Perkeretaapian, Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jateng Bagian Tengah, Dishub dan Pemda setempat, akan menutup titik pelintasan yang membahayakan bagi pengguna jalan raya. Pada 2017 sampai 2018, total 108 titik pelintasan yang telah berhasil ditutup.

 Baca juga: KAI Tutup 50 Perlintasan Tanpa Palang Pintu di Madiun

"Sementara di tahun 2019 ini, diprogramkan ada 10 titik yang akan di tutup. Program penutupan ini dilaksanakan dalam rangka peningkatan keselamatan perjalanan kereta api dan keselamatan bagi pengguna jalan raya," pungkasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini