nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terkunci di Dalam Rumah saat Kebakaran, Ibu dan 2 Anaknya Tewas

Azhari Sultan, Jurnalis · Senin 27 Mei 2019 11:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 27 340 2060769 terkunci-di-dalam-rumah-saat-kebakaran-ibu-dan-2-anaknya-tewas-a0pbWQfYuo.jpg Kabakaran Rumah di Muarojambi, Jambi, Ibu dan 2 Anaknya Tewas Terbakar karena Terkunci di Dalam Rumah saat Kebakaran (foto: Azhari Sultan/Okezone)

JAMBI - Warga di Desa Markanding, Kecamatan Bahar Utara, Kabupaten Muarojambi, Jambi berduka. Pasalnya, tiga orang warganya dalam satu keluarga meninggal dunia akibat rumahnya terbakar.

Kapolres Muarojambi AKBP Mardiono saat dihubungi membenarkan adanya kejadian tersebut. "Kejadiannya pada Minggu sore kemarin," ujarnya, Senin (27/5/2019).

Baca Juga: Mbah Kajad Tewas Terpanggang Bersama Emas & Uang Puluhan Juta 

Dia menegaskan, masih belum mengetahui penyebab utamanya kebakaran yang menyebabkan korban jiwa tersebut. "Saat ini, petugas Polres Muarojambi sedang berada di TKP untuk menyelidiki lebih lanjut faktor utama kejadian tersebut," ungkapnya.

Ketiga orang korban kebakaran tersebut, sambung Mardiono, yakni Farida (30), Leonil (8) dan Dominik (2). "Meski sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pertolongan, namun ketiganya mengalami luka bakar serius sehingga nyawanya tidak tertolong lagi," katanya.

Ilustrasi Kebakaran (Shuterstock)	 

Dari informasi yang didapat, sejumlah saksi melihat saat terjadinya kebakaran kondisi rumah korban dalam keadaan terkunci dari dalam.

"Karena terkunci dari dalam, akhirnya saya bersama warga lainnya menjebol dinding kamar yang terbuat dari kayu papan untuk memadamkan api dengan cara menyiramkan air," tutur Husen.

Pada saat berhasil menjebol dinding kamar, warga menemukan ketiga korban berada di dalam kamar dengan kondisi mengalami luka bakar.

"Ketiga korban langsung kita bawa ke Puskesmas Desa Markanding untuk mendapat pertolongan medis. Namun, Farida dinyatakan meninggal dunia," katanya.

Baca Juga: Pos Polisi Pakis Klaten Terbakar, Saksi Lihat Ada Orang Melempar Jeriken 

Sedangkan kedua anak korban, Leo dan Minik mengalami luka bakar dibagian sekujur tubuhnya. "Keduanya mendapat tindakan medis di RSUD Sungai Bahar, karena tingkat luka bakar yang sangat serius selanjutnya kedua korban dirujuk ke RS Siloam Kota Jambi. Tapi nyawanya tidak tertolong lagi dan dinyatakan meninggal dunia," tutur Dandi, saksi lainnya.

Sementara berdasarkan keterangan dari warga sekitar, Farida br Sirait dalam kesehariannya adalah pemilik counter HP dan penjual BBM eceran.

Atas kejadian itu, pihak Kepolisian Polsek Sungai Bahar saat ini melaksanakan olah TKP dan memasang Police Line guna menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini