Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian akhirnya mengungkap nama-nama tokoh nasional yang diincar oleh kelompok perusuh di aksi 22 Mei untuk dilakukan pembunuhan berencana. Empat nama itu merupakan sosok jenderal yang sudah menyandang purnawirawan.
Fadli pun merasa heran dengan adanya kabar itu dan bahkan seharusnya jika ingin menarget seseorang tanpa harus berbicara. Dia curiga target terhadap empat orang itu hanya pengalihan isu. “Jangan mengalihkan isu,” tegasnya.
Selain itu, Wakil Ketum Gerindra tersebut meminta agar semua pihak tak berlebihan. Sebab masyarakat sendiri sudah tidak percaya dengan narasi yang diciptakan.
“Berlebihan, kayak ada apa-apa aja. Sudahlah narasi-narasi seperti itu rakyat tidak percaya,” tukasnya.

(Awaludin)