JAKARTA - Kasubden KBR Polda Metro Jaya AKP Ibrahim Sadjab menceritakan kepada awak media awal mula dirinya dan anggota kepolisian yang lainnya diserang di Asrama Brimob oleh massa aksi demontrasi pada 22 Mei kemarin.
Ibrahim menyebutkan kalau penyerangan ke Asrama Brimob terjadi pada pukul 02.00 WIB. Ketika itu, massa yang dinilainya lebih banyak daripada pihak kepolisian yang hanya sekitar 50 orang itu menyerang dari dua arah, yakni Slipi dan Tanah Abang.
(Baca juga: Imbas Aksi 21-22 Mei, 3 Polisi dan 14 Warga Dirawat di RS Polri)
Lebih lanjut, Ibrahim mengungkapkan kalau Asrama Brimob diserang oleh sekerumunan massa yang melemparkan berbagai macam batu dengan ukuran yang cukup besar, botol teh, bom molotov, dan kaca-kaca.
"Jadi kami diapit di antara kendaraan yang di posisi yang kebakaran itu. Kami sudah memberikan imbauan jangan rusuh waktu itu," ujar Ibrahim sembari terbaring di kamar Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur, Rabu (29/5/2019).

"Cuma kami dilempari berbagai macam batu yang besar, botol teh, bom molotov sama kaca-kaca semua dilempar ke kami. Batunya juga bukan batu kecil, besar semua," tambahnya.
(Baca juga: Din Syamsuddin: Jangan Sampai Indonesia Meluncur Jadi Negara Kekerasan)
Bertahan selama kurang lebih 3 jam, ia menjelaskan mereka diarahkan untuk mengurai massa. Namun, nahasnya ketika melakukan tugasnya, ia terlilit tali HT yang menyebabkan Ibrahim terjatuh, dan tertimpa batu, sehingga tulang pada bagian bahunya mengalami dislokasi.
"Jadi anggota yang menembakan peluru karet saya tarik dengan tujuan mundur saling memback-up. Ketika saya lari HT saya jatuh saya kelilit dengan tali HT sehingga pas saya jatuh tulang saya sudah bunyi, batu menimpa saya waktu itu," terang Ibrahim.
"Alhamduliah ditolong sama anggota, saya lihat massa sudah dekat ke arah saya, tapi ditarik. Sehingga pas saya lari posisi tangan saya sudah sepertinya lepas (dislokasi bahu). Saya dipapah sama anggota gitu saja waktu kejadian," tutupnya.

(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.