nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jonan Mengaku Diperiksa KPK soal Tupok‎si sebagai Menteri ESDM

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 31 Mei 2019 15:40 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 31 337 2062534 jonan-mengaku-diperiksa-kpk-soal-tupok-8206-si-sebagai-menteri-esdm-LVWcFNWewe.jpg Menteri ESDM Ignasius Jonan Usai Menjalani Pemeriksaan di KPK, terkait Kasus Korupsi PLTU Riau-1, Jumat (31/5/2019). (foto: Arie DS/Okezone)

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Menteri Energi Sumber Daya ‎Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, pada hari ini. Jonan dimintai keterangan sebagai saksi untuk penyidikan tersangka kasus dugaan suap PLTU Riau-1, Sofyan Basir.

Jonan rampung dimintai keterangannya sebagai saksi sekira 14.45 WIB. Dalam kesempatan itu, Jonan mengaku ditanya KPK soal tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) sebagai Menteri ESDM.

Baca Juga: Menteri ESDM Jonan Penuhi Pemeriksaan KPK untuk Penyidikan Sofyan Basir 

"‎Tentang Tupoksi. Jadi Tupoksi-nya kan ada Tupoksi menteri di bidang pertambangan atau minerba, juga ada Tupoksi di bidang kelistrikan," ungkap Jonan di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (31/5/2019).

"Jadi ditanya peranannya kementerian itu apa didalam pertambangan juga di bidang kelistrikan itu juga persetujuannya itu sampai mana. Mana fungsi kementerian sebagai regulator, mana PLN dan sebagainya," sambungnya.

Sementara itu, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, pemeriksaan terhadap Ignasius Jonan lebih fokus kepada konstruksi perkara Sofyan Basir. Penyidik mendalami pengetahuan Jonan soal proyek PLTU.

"Tadi pagi fokus pemeriksaan terhadap saksi untuk tersangka SFB. Penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait pengesahan RUPTL, tarif dan pengetahuan terkait proyek PLTU," kata Febri melalui pesan singkatnya.

Tak hanya itu, kata Febri, penyidik kembali menggali informasi dari Jonan terkait kasus yang menyeret Samin Tan. Permintaan keterangan untuk penyidikan Samin Tan dilakukan pada siang hari.

"Siang ini, penyidik fokus pada pemeriksaan saksi untuk tersangka SMT (Samin Tan)," terangnya.

Diketahui, Sofyan Basir merupakan tersangka keempat dalam kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerjasama PLTU Riau-1. Sebelumnya, KPK telah lebih dulu‎ menjerat Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih, Pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited, Johanes Budisutrisno Kotjo, serta Sekjen Golkar, Idrus Marham.

Eni, Kotjo, dan Idrus telah divonis ‎bersalah dalam perkara tersebut. Eni dan Kotjo telah dieksekusi karena putusannya telah berkekuatan hukum tetap. Sementara Idrus, masih dalam proses upaya hukum banding. Sedangkan Sofyan Basir, saat ini masih dalam proses penyidikan

Baca Juga: Sofyan Basir Stres Mendekam Semalaman di Rutan KPK 

Dalam kasus ini, Sofyan diduga bersama-sama atau membantu ‎Eni Maulani Saragih dan Idrus Marham menerima suap dari Johannes B. Kotjo terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1. KPK menduga Sofyan dijanjikan mendapat fee yang sama besar dengan Eni dan Idrus Marham.

Dalam proses pengembangan perkara PLTU Riau, KPK menjerat Bos PT Borneo Lumbung Energy dan Metal, Samin Tan. Samin Tan dijerat kasus ‎dugaan suap terminasi Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup (PT AKT) di Kementeriaan ESDM.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini