4. Bisa Berhenti di Mana Saja
Saat melintas di jalan tol Trans-Jawa, para pemudik tidak diperbolehkan berhenti di bahu jalan tol untuk beristitahat. Pemudik hanya bisa berhenti di rest area yang ada di jalan tol saja.
Sedangkan, untuk pemudik yang melintas di jalur Pantura, banyak tempat-tempat istirahat 'Dadakan' yang bermunculan. Selain itu, pemudik juga bisa berhenti di pinggir jalan untuk beristirahat sejenak. Biasanya tidak jarang pemudik saling bertegur sapa dengan pemudik lain, meski belum saling mengenal.
5. Banyak Hal Unik yang Ditemukan di Jalur Pantura

Di sepanjang jalur Pantura, pemandangan seperti pemudik yang menepelkan kertas bertuliskan kata-kata unik pada bagian belakang motornya, atau yang lainnya, bisa sangat mudah ditemukan. Hal ini tentunya bisa menjadi hiburan tersendiri, bagi pemudik lainnya yang melihat.
Sementara, jika melewati jalur tol Trans-Jawa, pemudik tidak bisa menemukan keunikan-keunikan itu.
Nah, itu tadi merupakan 5 keunggulan mudik melalui jalur Pantura, dibandingkan dengan jalan tol Trans-Jawa.
Sebenarnya pemudik bisa bebas memilih, untuk melintas di jalur Pantura atau jalan tol Trans-Jawa. Namun yang paling terpenting dari semua itu, pemudik harus tetap berhati-hati saat berkendara. Mengingat, tujuan utama pulang ke kampung halaman adalah untuk bisa berkempul bersama keluarga.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.