Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wor dan Yospan akan Meriahkan Festival Biak Munara Wampasi VII

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Senin, 03 Juni 2019 |09:33 WIB
Wor dan Yospan akan Meriahkan Festival Biak Munara Wampasi VII
Foto: dok Kemenpar
A
A
A

Dalam budaya Biak, Wor mempunyai arti yang luas. Namun, tidak lepas dari kehidupan religi orang Biak. Wor juga biasa disertakan dalam berbagai tradisi, seperti upacara adat.

Dalam Festival Biak Munara Wampasi, Wor diaplikasikan dalam upacara, nyanyian adat, hingga folklor budaya masyarakat Biak. Tradisi ini sangat sakral karena dianggap melindungi siklus hidup seseorang. Hal ini juga berkenaan dengan falsafah masyarakat Biak, ‘Nggo Wor Baindo Na Nggo Mar’. Artinya, tanpa upacara atau pesta maka adat akan layu.

Wor terbagi dalam beberapa varian. Sebut saja Wor Beyusser yang menjadi simbol perdamaian. Ada juga Wor Fakuken perlambang pernikahan. Warna warni pernikahan masyarakat Biak Numfor ditampilkan Wor Yakyaker. Yaitu, simbol menghantar kunjungan pengantin wanita. Untuk Wor Kapanaknik yang ditandai dengan pemotongan rambut. Hal ini penanda kedewasaan dan status janda.

Gerak dasar peperangan dilambangkan dengan Wor Mamun. Para penari Wor Mamun juga melengkapi diri dengan peralatan perang khas Biak. Berikutnya adalah Wor Kobeoser untuk persatuan. Varian Wor tersebut kerap ditampilkan dalam FBMW.

Esthy mengatakan, Wor menjadi kekayaan tak ternilai dari masyarakat Papua. “Wor jadi salah satu identitas Papua. Pesan moral yang ingin disampaikan tentu sangat menginspirasi. Untuk itu, kami rekomendasikan FBMW VII sebagai salah satu destinasi liburan terbaik tahun ini. Mari berkunjung ke sana dan nikmati beragam experience terbaiknya,” kata Esthy lagi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement