Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Logika Jaring Laba-Laba, Begini Sel Teroris ISIS di Indonesia Beraksi

Taufik Budi , Jurnalis-Jum'at, 07 Juni 2019 |04:32 WIB
Logika Jaring Laba-Laba, Begini Sel Teroris ISIS di Indonesia Beraksi
Petugas bersiaga di Pospam Kartosuro yang diserang bom. Foto/Ist
A
A
A

SEMARANG - Aksi terorisme yang menyasar aparat kepolisian dinilai berasal dari sel-sel ISIS yang tumbuh di Tanah Air. Mereka bergerak secara sporadis untuk menyampaikan pesan eksistensi sekaligus menebar teror di masyarakat.

"Pesan yang disampaikan di Banyumas itu adalah pesan pesan kepada kelompok lain bahwa kelompok di Banyumas sudah melakukan teror di Mako Brimob Purwokerto dengan penembakan," terang pengamat terorisme, Najahan Musyafak kepada Okezone, Kamis (6/6/2019).

"Siapa yang menembak itu juga tidak tahu. Siapa yang menjadi sasaran, bukan personal tapi institusi yaitu polisi. Sama seperti sekarang (Pospam Kartosuro) yang menjadi sasaran bukan personel tapi pos polisi, tidak peduli di situ ada yang jaga atau tidak, tapi tetap dia lakukan (teror bom). Kemudian pembakaran (pos polisi di Klaten)," tambahnya.

BacaPelaku Bom di Kartosuro Ditetapkan Terangka, Kapolda Jateng: Keluarganya Sempat Dipengaruhi

"Ini adalah sinyal-sinyal yang disampaikan secara sporadis di Banyumas, kemudian Klaten, kemudian Kartosuro. Itu adalah pesan-pesan yang disampaikan kelompoknya. Belum tentu pelaku di Banyumas itu kenal dengan di Klaten, kemudian Klaten dengan yang Kartosuro itu saling kenal, tapi ideologi yang diusung adalah sama," beber dia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement