"Sekitar 50 orang bersenjata berat tiba dengan sepeda motor dan pickup," kata seorang korban yang menyebut dirinya Amadou Togo kepada kantor berita AFP.
"Mereka pertama-tama mengepung desa dan kemudian menyerang—siapa pun yang mencoba melarikan diri dibunuh."
"Tidak ada yang selamat—wanitaa,anak-anak, orang tua," tambahnya.
Tidak ada kelompok yang secara resmi mengatakan bertanggung jawab atas serangan itu.
"Saat ini kami memiliki 95 warga sipil yang tewas. Mayat-mayat itu dibakar, kami terus mencari yang lain," kata seorang pejabat setempat kepada AFP.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.