Jelang Sidang MK, Menhan: Kami Tidak Ingin Polisi dan Tentara Dirusak!

Fahreza Rizky, Jurnalis · Rabu 12 Juni 2019 16:21 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 12 605 2065715 jelang-sidang-mk-menhan-kami-tidak-ingin-polisi-dan-tentara-dirusak-t7dDD1PURe.jpg Menhan Ryamizard Ryacudu

JAKARTA - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan situasi keamanan jelang sidang gugatan hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) saat ini sudah berjalan dengan baik.

"Diharapkan sampai jelang tanggal putusan juga baik," ujar Ryamizard kepada wartawan, Rabu (12/9/2019).

Guna memastikan keamanan sidang, Ryamizard akan kembali berkoordinasi dengan aparat terkait ketika sudah mendekati putusan gugatan.

"Mungkin, nanti tanggal berapa saya akan bicara lagi, yang tegas gitu, kami tidak ingin polisi ini rusak, kami tidak ingin tentara ini rusak, karena mereka ini adalah yang menjaga persatuan dan kesatuan republik ini," kata dia.

Ilustrasi Gedung MK

(Baca Juga: 272 Kontainer Dokumen Jawaban & Alat Bukti KPU Dikirim ke MK)

Dikatakannya, ada pihak-pihak yang tidak suka dengan keamanan negeri ini. Mereka, sambungnya, kemungkinan besar dari kelompok radikal yang hendak merusak NKRI.

"Yang merusak pasti ada, radikal-radikal itu. Yang enggak suka Pancasila pasti ada," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra mengatakan setidaknya ada 32.000 aparat gabungan yang akan mengamankan sidang gugatan Pilpres di MK.

Meski demikian, Asep mengimbau agar masyarakat tak khawatir dan berharap tetap melaksanakan kegiatan seperti biasa. Sebab, pengamanan tak akan menutup jalan protokal seperti 21-22 Mei lalu.

“Itu kondisi atau rencana awal kita tapi melihat situasi yang berkembang, tapi tanggal 14 Mei sampai 28 Mei tenang saja bekerja dan beraktifitas karena jalan protokol tidak terganggu seperti kemarin,” kata Asep.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini