Ketua MK Berharap Situasi Tetap Aman Setelah Gugatan Hasil Pilpres 2019 Diputuskan

Antara, Jurnalis · Rabu 12 Juni 2019 19:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 12 605 2065793 ketua-mk-berharap-situasi-tetap-aman-setelah-gugatan-hasil-pilpres-2019-diputuskan-T7ExiUb8pe.jpg Ketua MK Anwar Usman

JAKARTA - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman berharap, setelah pihaknya mengelurkan putusan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2019, situasi tetao aman dan terkendali.

"Insya Allah situasi aman dan terkendali pascapengucapan putusan," ujar Anwar di Gedung MK Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Anwar mengatakan, kondisi dan situasi pascapengucapan putusan akan sangat bergantung pada seluruh pihak yang terlibat di dalam perkara tersebut, termasuk pihak keamanan.

"Tentu dibutuhkan kerja sama yang baik antara MK dengan Bawaslu, KPU maupun pihak keamanan TNI maupun kepolisian di sini," ujar Anwar.

Ilustrasi Gedung MK

(Baca Juga: Jelang Sidang MK, Menhan: Kami Tidak Ingin Polisi dan Tentara Dirusak!)

Lebih lanjut Anwar berharap, pengucapan putusan PHPU Presiden dan Wakil Presiden dapat diselesaikan sebelum Salat Jumat pada 28 Juni 2019. "Bahkan kalau bisa penanganan perkara perselisihan hasil Pilpres selesai hanya satu minggu saja," ucap Anwar.

Diketahui, sidang pendahuluan perkara sengketa Pilpres 2019 diagendakan digelar pada Jumat 14 Juni 2019, dengan menggunakan sistem panel. Sidang pendahuluan ini merupakan tahap keenam dari sebelas tahap proses penanganan sengketa hasil Pilpres 2019 di MK.

Tahap selanjutnya adalah sidang pemeriksaan perkara yang diagendedakan pada 17 Juni hingga 21 Juni yakni Rapat Pemusyawaratan Hakim (RPH), kemudian dilanjutkan dengan sidang pengucapan putusan. Sidang pengucapan putusan untuk perkara Pemilu Presiden diagendakan digelar pada 28 Juni,

Tahap terakhir adalah penyerahan salinan putusan dan pemuatan dalam laman MK.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini