nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Satgas Yonif 328 Sita Miras Ilegal di Perbatasan RI-PNG

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Kamis 13 Juni 2019 00:38 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 13 340 2065863 satgas-yonif-328-sita-miras-ilegal-di-perbatasan-ri-png-R57NQ8IIbV.jpg Satgas Yonif 328 amankan warga yang membawa sita miras ilegal di perbatasan RI-PNG. (Dispenad)

JAKARTA – Dalam rangka menjaga kondusitivitas di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif PR 328/DGH Kostrad kembali berhasil mengamankan seorang warga pembawa minuman keras (miras) ilegal saat sweeping di jalan perlintasan perbatasan menuju Skouw Distrik Muara Tami, Jayapura, Papua.

Hal tersebut disampaikan Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI- PNG Yonif PR 328/DGH Kostrad, Mayor Inf Erwin Iswari, dalam keterangannya Skouw, Rabu (12/6/2019).

Diungkapkan Erwin, warga tersebut bernama Noris Wakerkwa (30). Dia diamankan prajurit Satgas karena membawa 15 kaleng miras ilegal berbagai merek.

Peristiwa itu terjadi saat Personel Pos Komando Taktis (Pos Kotis) dipimpin Kapten Arm Dwi Putra melaksanakan sweeping rutin di jalan perlintasan perbatasan antara Skouw dan Distrik Muara Tami, Senin, 10 Juni 2019. 

Satgas Yonif 328 Sita Miras Ilegal di Perbatasan RI-PNG (Dispenad)

“15 kaleng miras yang dibawa Noris dalam mobilnya kita amankan saat sweeping Senin kemarin di perbatasan Skouw dengan Distrik Muara Tami,” katanya.

Erwin menjelaskan, pihaknya dengan gencar terus melakukan pencegahan penyaluran miras ilegas di wilayah teritorialnya, di samping tugas pokok Satgas yaitu mengamankan kedaulatan NKRI.

Karena salah satu pemicu timbulnya kondisi tidak aman datang dari pengaruh minuman keras. Apalagi saat membawa kendaraan yang bisa mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Padahal sudah ada Pergub No 15 Tahun 2013 yang melarang peredaran miras tetapi masih banyak ditemukan warga membawa dan mengonsumsi miras,” ucapnya.


Baca Juga : Mantan KSAD George Toisutta Meninggal Dunia

Oleh sebab itu, dirinya menghimbau kepada para pengendara yang kedapatan membawa miras atau dalam pengaruh miras saat membawa kendaraan agar tidak lagi mengonsumsi miras.

“Saat kami amankan, Noris Wakerkwa sudah diberikan pengertian bahwa ada aturan yang melarang mengonsumsi miras,” tuturnya.


Baca Juga : Kostrad Berterima Kasih atas Masukan Pengelolaan Mini Zoo Tirta Gupti

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini