KPU Tolak Materi Gugatan Prabowo-Sandi di MK

Antara, Jurnalis · Jum'at 14 Juni 2019 16:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 14 605 2066541 kpu-tolak-materi-gugatan-prabowo-sandi-di-mk-yoopvkud4o.jpg Sidang sengketa Pilpres 2019 di MK, Jakarta, Jumat (14/6/2019) (Foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA - Kuasa hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ali Nurdin mengatakan, pada prinsipnya pihak KPU menolak materi gugatan yang disampaikan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno selaku pemohon dalam sengketa hasil Pilpres 2019.

"Prinsipnya, kami melakukan penolakan terhadap materi gugatan yang disampaikan pemohon pada hari ini, sebab itu di luar kerangka hukum acara, sebab itu ilegal," ujar Ali usai sidang di Gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta seperti dikutip Antaranews, Jumat (14/6/2019).

(Baca Juga: Sidang Sengketa Hasil Pilpres Dilanjut 18 Juni)

Ali mengatakan, KPU berpijak kepada permohonan pertama yang diserahkan kepada MK pada 24 Mei 2019, di mana dalam permohonan tersebut pihak pemohon tidak mempersoalkan hasil penghitungan suara. Hal ini dinilai KPU bahwa pihak pemohon pada dasarnya mengakui apa yang dilakukan oleh KPU adalah benar.

"Sekarang tiba-tiba muncul, walau itu tanpa dasar yang jelas ya," ujar Ali.

Ali menjelaskan, dalam jawaban KPU yang akan dibacakan pada sidang pembacaan jawaban pihak termohon yang akan digelar pada Selasa 18 Juni, pihaknya akan menyampaikan penolakan atas perubahan permohonan tersebut.

Sidang gugatan Pilpres

Akan tetapi, karena materinya sudah disampaikan ke publik maka pihak KPU merasa perlu menjawab dalil tersebut dalam bentuk bantahan. "Kalau tidak kami jawab kan seakan-akan itu benar, maka tentunya kami akan menjawab sebagai penghormatan," kata Ali.

(Baca Juga: MK Tak Persoalkan Perbaikan Permohonan dari Tim Prabowo-Sandi)

Ali mengatakan, pihaknya menghormati MK sebagai lembaga hukum yang dapat dipercaya. "Kalau MK berikan kesempatan kepada kami untuk perbaiki jawaban, ya kami akan lakukan," kata Ali.

Sebelumnya, Mahkamah memberikan kesempatan kepada KPU dan pihak terkait untuk memantapkan jawaban mereka, sehingga sidang lanjutan yang harusnya digelar pada Senin 17 Juni diundur menjadi Selasa 18 Juni.

"Ini sebagai bentuk pertanggungjawaban KPU terhadap publik, sebab KPU sudah menyelenggarakan Pemilu dengan baik," ujar Ali.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini