nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Selisik Pemberian Dana Rp150 Juta ke Habil Marati dari Keterangan Kivlan Zen

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Sabtu 15 Juni 2019 15:41 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 15 337 2066798 polisi-selisik-pemberian-dana-rp150-juta-ke-habil-marati-dari-keterangan-kivlan-zen-GlKpfUIuyO.jpg Kivlan Zen (ist)

JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya menelisik dana senilai 15 ribu dolar Singapura atau senilai Rp150 juta dari tersangka kasus dugaan perencanaan pembunuhan empat tokoh nasional Habil Marati yang diberikan kepada tersangka kasus dugaan makar, pemufakatan jahat dan kepemilikan senjata Kivlan Zen.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengungkapkan, pendalaman aliran dana itu ditelusuri dari agenda pemeriksaan Kivlan Zen, kemarin.

 Baca juga: Kivlan Zen Dicecar soal Dana Pemberian Habil Marati Terkait Dugaan Rencana Pembunuhan

"Tentunya kami menanyakan kepada yang bersangkutan terkait pemberian uang 15 ribu dolar Singapura itu," kata Argo di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (15/6/2019).

 Kivlan Zen

Polisi masih terus mendalami aliran dana ratusan juta terkait terkait dengan rangkaian aksi kerusuhan 21-22 Mei yang berujung terungkapnya rencana jahat pembunuhan terhadap empat Jenderal Purnawirawan.

 Baca juga: Polisi Kembali Periksa Eggi Sudjana

Kivlan Zen disebut-sebut menerima uang Rp150 juta dari Politikus PPP Habil Marati. Kemudian, setelah diterima uang itu langsung diserahkan kepada tersangka kasus pembunuhan empat tokoh, Iwan Kurniawan alias Helmi Kurniawan (HK) untuk membeli senjata laras panjang dan pendek.

Senjata itu disinyalir akan digunakan untuk melancarkan aksi pembuhan terhadap empat tokoh nasional tersebut. Namun, hal itu dibantah oleh pihak Kivlan Zen dan Habil.

Oleh karena itu, Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap Kivlan sebagai saksi untuk tersangka Habil Marati pada kemarin malam.

"Tadi malam Kivlan dilakukan pemeriksaan sebagai saksi terhadap tersangka HM (Habil Marati)," ujar Argo.

Terpisah, Kuasa Hukum Kivlan, Muhammad Yuntri menyebut dalam pemeriksaan kemarin, Kliennya dicecar sekitar 11 pertanyaan terkait dengan aliran dana tersebut. Menurut Yuntri, penyidik belum rampung melakukan pemeriksaan terhadap kliennya itu.

 Baca juga: Polisi Serahkan Berkas Eggi Sudjana dan Lieus ke Kejati DKI

Pasalnya, di tengah pemeriksaan, Kivlan mengeluh sakit. Alhasil, penyidik mengizinkan Kivlan untuk ke dokter dan agenda pemeriksaan dijadwal ulang.

"Jadwalnya, besok kepastian dari penyidik. Karena disesuaikan dengan jadwal penyidik, jadwal penyidik juga cukup padat dan juga kondisi Pak Kivlan yang kambuh sakit giginya. Jadi belum tuntas BAP-nya tadi," tutur Yuntri saat dikonfirmasi terpisah.

Habil Marati sendiri kini telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka terkait dengan rencana jahat dan dugaan sebagai pihak penyandang dana kerusuhan 21-22 Mei 2019 lalu.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini