nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Keluarga Korban Tabrakan Beruntun di Tol Cipali yang Tewaskan 12 Orang

Wijayakusuma, Jurnalis · Senin 17 Juni 2019 16:51 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 17 338 2067432 cerita-keluarga-korban-tabrakan-beruntun-di-tol-cipali-yang-tewaskan-12-orang-4dqxMO6gmG.jpg Suasana Rumah Duka Korban Kecelakaan di Tol Cipali yang Menewaskan 12 Orang, di Perum Taman Wisma Asri, Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/6/2019). (foto: Wijayakusuma/Okezone)

BEKASI - Suasana duka menyelimuti kediaman Heruman (59) dan Reza Pahlevi (22), di Perumahan Taman Wisma Asri RT01/RW16, Kelurahan Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat. Ayah dan anak tersebut menjadi korban tewas dalam tabrakan beruntun di Tol Cipali KM 15, Senin dini hari.

Heruman dan Reza bersama 4 korban lainnya, yakni Rafi (22), Radit (22), Dafa (21) dan Irfan (22), merupakan rombongan yang berada di mobil Mitsubishi Xpander warna merah bernomor polisi B 8137 PIS.

Baca Juga: Ini Alasan Anshor Serang Sopir Bus hingga Kecelakaan di Tol Cipali yang Menewaskan 12 Orang 

Saat ini pihak keluarga masih menunggu kedatangan kedua jenazah ayah dan anak tersebut dari RS Cideres, Majalengka. Suasana duka pun tampak menyelimuti kediaman korban. Sejumlah kerabat dan rekan ramai berdatangan untuk mengucapkan belasungkawa.

"Saya dapat kabar itu sekitar pukul 07.00 WIB pas mau berangkat kerja. Katanya ada bus sopirnya mengantuk jadi masuk ke jalur sebelah yang menuju Jakarta. Nah kebetulan mobil ayah saya itu di jalur itu dan langsung menimpa mobilnya, tabrakan beruntun," kata Febri Dwi Prayogi, anak kedua korban di Bekasi, Senin (17/6/2019).

Febri menjelaskan, jika ayah dan adiknya bersama sanak keluarga lain baru selesai liburan dari wilayah Dieng, Jawa Tengah, sejak Kamis 13 Juni 2019. "Yang punya acara di sana om dan tante saya, mereka pakai mobil Pajero," ujarnya.

Sedangkan kedua korban menaiki mobil Xpander bersama 4 kerabat yang tinggal di wilayah Cipinang, Jakarta. "Di mobil ada 6 orang, semua laki-laki. Ayah saya sebagai pengemudinya, adik saya sama sepupu saya 2 orang, 1 orang lagi ipar sepupu saya, dan satu orangnya lagi tetangga. Selain ayah saya, semuanya masih muda muda, usia 20 tahunan," ujarnya.

Menurut Febri, saat kejadian mobil pamannya tepat berada di belakang mobil Xpander yang ditumpangi para korban, sehingga melihat dengan jelas detik-detik kecelakaan maut tersebut.

"Mereka itu berangkat beriringan ketika arah pulang. Posisi mobil om saya tepat di belakang. Mereka melihat saat kejadian itu, makanya mereka ada di lokasi kejadian. Termasuk anaknya satu orang menjadi korban di situ," ungkapnya.

Baca Juga: 12 Orang Tewas dalam Tabrakan Beruntun di Tol Cipali, Ini Nama-Nama Korbannya 

Ayah dan adik Febri rencananya akan dimakamkan di TPU Perwira, Bekasi Utara. Sedangkan korban lainnya akan dimakamkan di wilayah masing-masing.

"Dari informasi yang didapat, ayah dan adik saya dimakamkan di Bekasi di TPU Perwira. Kalau yang tiga orang saudara itu di Cipinang, yang satunya lagi mau dimakamkan di kampung halamannya, Gunung Kidul," jelasnya.

Korban Heruman meninggalkan seorang istri dan 3 orang anak. "Ayah saya punya 4 anak. Yang meninggal itu adik yang di bawah saya, anak ke tiga," ucapnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini