JAKARTA - Partai Demokrat kembali diterpa prahara, yakni munculnya desakan digelarmnya Kongres Luar Biasa (KLB) oleh para pendiri partai. Hal tersebut dilakukan saat partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono itu tengah merapat ke koalisi Jokowi.
Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies, Jerry Massie menilai, isu ini sudah sempat berhembus sekian lama. Dia menduga, isu KLB yang digagas Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat (GMPPD) bertujuan menggoyang kepemimpinan SBY.
“Setidaknya, desakan ini bisa jadi dalam internal terbelah dua. Tapi sayangnya banyak DPD/DPC yang menolak. Saya nilai agenda ini belum terlalu tepat,” ujarnya, seperti keterangan tertulis yang diterima Okezone, Selasa (18/6/2019).
Menurut Jerry, KLB kurang etis untuk dilaksanakan, meskipun sah-sah saja jika mekanisme tersebut dibenarkan dalam AD/ART partai. Pasalnya, SBY masih dirundung duka dengan kepergian sang istri, almarhumah Ani Yudhyono.
