nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kambing Milik Warga Gunungkidul Mati Misterius, Diduga Diterkam Binatang Buas

krjogja.com, Jurnalis · Selasa 18 Juni 2019 22:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 18 510 2067893 kambing-milik-warga-gunungkidul-mati-misterius-diduga-diterkam-binatang-buas-IpGQae2PZ6.jpg Ilustrasi Binatang Buas (foto: KRJogja)

GUNUNGKIDUL- Puluhan ekor kambing di Kecamatan Tepus, Girisubo, Panggang dan Purwosari, Kabupaten Gunungkidul, mati secara misterius. Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul langsung menyiapkan langkah antisipasi terkait teror kematian kambing-kambing milik warga tersebut.

Hingga Juni 2019 tercatat, jumlah kambing yang diterkam binatang buas mencapai puluhan ekor dan 3 ekor lainnya berhasil diselamatkan.

Baca Juga: Kawanan Harimau "Teror" Warga di Kebun Karet Banyuasin 

“Kita lakukan pendataan dan segera akan lakukan antisipasi,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Bambang Wisnu Broto, Selasa (18/6/2019).

Ilustrasi Kambing (foto: Okezone)	 

Dia menjelaskan, akibat diterkam binatang buas diduga sejenis anjing liar, pemerintah mengeluarkan surat edaran (SE) agar hewan piaraan ditarik dari kandang untuk didekatkan sekitar permukiman.

Dari ciri penyerangan hingga bagian tubuh yang dimangsa binatang tersebut tidak ada indikasi jika serangan satwa tersebut jenis harimau sebagaimana diprediksi banyak orang.

Jenis binatang yang memangsa kambing piaraan tersebut dipastikan anjing liar yang hidup di kawasan hutan dan perbukitan kapur sekitar pantai. Kasus hewan ternak mati diterkam binatang buas terbanyak terjadi di wilayah yang berdekatan dengan pantai. Menyusul setelah banyak kambing diterkam binatan buas, hewan piaraan yang semula ditempatkan di kandang yang jauh dari permukiman warga mulai digiring mendekati rumah-rumah warga.

“Berdasarkan catatan warga jumlah kambing mati diterkam binatang buas dalam dua minggu terakhir mencapai puluhan ekor,” urai dia.

Sedangkan bangkai kambing yang diterkam binatang liar tersebut umumnya terkoyak di bagian leher dan terdapat beberapa gigitan. Hampir seluruh kambing yang mati terluka pada leher dan kematiannya akibat kehabisan darah sebagaimana terjadi di kandang milik Surono, warga Kecamatan Girisubo.

Sementara Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady telah menugaskan Kapolsek pesisir selatan Rongkop, Girisubo, Tepus, Tanjungsari, Saptosari, Panggang dan Purwosari untuk membantu masyarakat mengusir binatang liar menjauhi permukiman.

Baca Juga: Bikin Heboh, Ular Phyton 3 Meter Ditangkap di Bawah Kandang Ayam 

Bahkan ternak baik sapi maupun kambing yang selama ini ditempatkan jauh permukiman agar ditarik ke sekitar permukiman warga. Kasus kematian kambing diterkam binatang buas sebenarnya bukan kali pertama terjadi.

Beberapa tahun lalu Kepolisian Gunungkidul juga melakukan perburuan anjing liar yang selama ini menghuni hutan dan kaki perbukitan. “Antisipasi yang kita lakukan mudah-mudahan bisa mengatasi persoalan warga,” ucap Kapolres Gunungkidul.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini