nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pesawat Diguncang Turbulensi Kuat, Pramugari Terlempar ke Langit-Langit Kabin

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 19 Juni 2019 13:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 19 18 2068235 pesawat-diguncang-turbulensi-kuat-pramugari-terlempar-ke-langit-langit-kabin-iEK2ttYD97.jpg Foto: Mirjeta Basha.

BASEL – Turbulensi kuat yang dialami penerbangan pesawat maskapai ALK Airlines dari Kosovo ke Swiss pada Minggu, 16 Juni menyebabkan seorang pramugari terlempar ke langit-langit kabin pesawat. Kejadian itu terekam dalam video yang diambil salah seorang penumpang.

Dalam video yang direkam oleh seorang penumpang berusia 31 tahun, Mirjeta Basha itu, orang-orang terdengar berteriak saat pesawat Boeing 737-300 mereka diguncang turbulensi keras.

Rekaman itu menunjukkan pesawat itu tersentak, melemparkan pramugari dan kereta minuman ke langit-langit. Di akhir video terlihat seorang penumpang lain, yang basah kuyup oleh cairan dari gerobak minuman, menggenggam tangannya dan berdoa.

"Orang-orang mulai menjerit dan menangis. Seorang pramugari membenturkan troli-nya di langit-langit. Cangkir-cangkir terbang, ada yang tersiram air panas ... Saya pikir kita semua harus mati," kata Basha kepada surat kabar Swiss 20 Minuten sebagaimana dilansir Channel News Asia, Rabu (19/6/2019). Suami Basha tersiram air panas, dan dibawa ke rumah sakit bersama penumpang lain yang terluka.

Basha menceritakan bagaimana kru pesawat tetap tenang sepanjang kejadian tersebut.

"Mereka memberi tahu kami bahwa kami tidak perlu takut, dan semuanya akan berlalu," ujarnya.

Seorang penumpang terlihat berdoa di tengah turbulensi yang terjadi.(Foto: Mirjeta Basha)

Menurut situs web penerbangan AeroInside, penerbangan ALK Airlines VBB-7205 yang membawa 121 orang di dalamnya, sedang berada di atas South Tyrol, sekira 30 menit sebelum mendarat di Basel, ketika mengalami turbulensi.

Pesawat berhasil melanjutkan perjalanan dan mendarat dengan aman di Basel, di mana 10 penumpang dibawa ke rumah sakit dengan cedera ringan.

Setelah sekira dua setengah jam, pesawat itu kembali bertolak dalam penerbangan kembali ke Kosovo.

Menurut AeroInside, ALK Airlines telah melaporkan bahwa tanda untuk mengenakan sabuk pengaman menyala pada saat kejadian, karena awak pesawat mengantisipasi kemungkinan turbulensi.

Setelah downdraft yang kuat, para kru meminta izin pesawat untuk menurunkan ketinggian. Tidak ada keadaan darurat yang diumumkan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini