Kubu Prabowo-Sandi Temui Kendala Hadirkan Saksi dari Aparat Penegak Hukum

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 19 Juni 2019 09:53 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 19 605 2068148 kubu-prabowo-sandi-temui-kendala-hadirkan-saksi-dari-aparat-penegak-hukum-wusLHXysp1.jpg Tim Hukum Prabowo-Sandi di sidang MK. (Foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA – Tim hukum capres-cawapres 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno berencana mengajukan saksi dari aparat penegak hukum. Sayangnya, saksi tersebut belum bisa dihadirkan karena dipanggil oleh penegak disiplin di institusinya yakni provos. Oleh karena itu, kubu 02 berencana mengklarifikasi hal ini.

"Kita sudah minta ke mahkamah, saya dengar malah dia sekarang dipanggil aparat, yang ini namanya saya dengar dipanggil provos, makanya saya mau klarifikasi," kata Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW), dalam sidang di MK, Jakarta Pusat, Rabu (19/6/2019).

(Baca juga: 13.747 Personel TNI-Polri Siap Amankan Sidang MK Hari Ini)

"Baru mau kita ajukan katanya sudah dipanggil. Enggak tahu propam apa provos, saya lupa. Jadi, Anda bisa bayangkan situasinya," sambungnya.

Ia melanjutkan, pihaknya juga menghadirkan saksi dan ahli sebagaimana diminta mahkamah. Kemudian mereka menyiapkan saksi cadangan untuk mengantisipasi hal-hal terburuk.

Tim Hukum BPN Prabowo-Sandi. (Foto: Heru Haryono/Okezone)

"Ada beberapa cadangan yang kita siapkan, in case nanti saksinya tiba-tiba sakit, jadi sudah kita siapkan semua," jelas Bambang.

Dalam sidang pendahuluan pada Jumat 14 Juni 2019, pihak Prabowo-Sandi selaku pemohon mendalilkan adanya kecurangan yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) dalam Pilpres 2019.

(Baca juga: MK Buka Sidang Lanjutan Mendengar Keterangan Saksi dan Ahli Prabowo-Sandi)

Pemohon juga menilai persyaratan pencalonan cawapres 01 Ma'ruf Amin cacat formil karena masih berstatus pejabat di dua bank BUMN.

KPU selaku termohon telah membantah seluruh dalil yang disampaikan pihak Prabowo-Sandi. Mereka menegaskan sudah menyelenggarakan Pemilu 2019 dengan jujur dan adil.

Sejurus dengan itu, pihak capres-cawapres 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin juga membantah seluruh dalil pemohon. Mereka menegaskan tidak pernah menjadi aktor kecurangan TSM sebagaimana dituduhkan pemohon.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini