nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berenang di Kolam Galian, Aldi Ditemukan Tewas Tenggelam

Azhari Sultan, Jurnalis · Jum'at 21 Juni 2019 01:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 20 340 2068968 berenang-di-kolam-galian-aldi-ditemukan-tewas-tenggelam-4LTFcxGXYC.jpg Proses Evakuasi Jenazah Aldi, Warga Muarojambi, Jambi, yang Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Bekas Galian (foto: Azhari Sultan/Okezone)

JAMBI - Seorang bocah berusia 15 tahun bernama Aldi Saputra, warga Kasang Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muarojambi, Jambi ditemukan tenggelamnya di salah satu kolam galian di desa tersebut, Kamis petang (20/6/2019).

Anak dari pasangan Bahrul Lazi (37) dan Junianti (34) tewas diduga saat tengah bermain bersama teman-temannya di kolam dengan kedalaman sekitar empat meter.

Baca Juga: Kelelahan Berenang, Samsul Tewas Tenggelam di Bengawan Solo 

Informasi yang didapat, sebelum kejadian korban bersama kedua orang temannya Muklis dan Ahmad Rifai berangkat ke kolam galian di Lorong Mandiri, RT 31 di kawasan perumahan milik ibu Fatimah.

Setibanya di lokasi kejadian, korban bersama teman-temannya langsung berenang. Diduga, korban tidak mengetahui kedalaman air di kolam galian tersebut.

Ilustrasi Tewas Tenggelam (foto: Shutterstock) 

Korban yang belum mahir berenang tersebut, tidak dapat menahan beban badannya sehingga menyebabkan dirinya tenggelam ke dasar kolam.

Selanjutnya, warga yang mengetahui kejadian itu berdatangan ke lokasi kejadian. Dibantu warga, TNI dan Polri berhasil mengangkat tubuh korban dari dasar kolam.

Kejadian ini diakui Sertu Syamsori, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kasang Pudak. Menurutnya, korban tenggelam diduga tidak bisa berenang pada saat mandi bersama teman-temannya.

"Sebenarnya korban dan teman-temannya sudah dilarang agar tidak bermain dan berenang di kolam galian tersebut," ujarnya.

Baca Juga: Terpeleset di Jembatan, Pengantin Baru Tewas Tenggelam 

Dia menambahkan, hingga saat ini berdasarkan pemeriksaan dokter penyebab utama tewasnya korban adalah karena tenggelam," tutur Syamsori

Atas kejadian itu, Kanit Reskirm Kapolsek Kumpe Ulu, Muarojambi, Mahyudin, menghimbau kepada pemilik kolam yang telah menyebabkan hilangnya nyawa seseorang untuk membuat tanda larangan di lokasi kolam tersebut.

"Nanti akan kami minta kepada pemilik lahan agar memasang tanda di larang berenang di sekitar lokasi kolam tersebut untuk mencegah kejadian yg sama terulang lagi," harap Mahyudin.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini