
Keluarga lalu menghubungi pihak berwenang setempat untuk meminta bantuan.
Sak mengaku telah memasukkan racun ke dalam persediaan air keluarga karena dia masih marah.
"Kami ingin petugas membawanya untuk dirawat di rumah sakit karena kami tidak ingin hidup dalam ketakutan saat dia menyerang kami,” tutur Suban.
"Dia sangat sering bermain di telepon, saya pikir itulah yang membuatnya stres,” lanjut dia.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.